Pedagang Beras Cipinang Tambah Stok Jelang Ramadan
JAKARTA, investor.id – Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Jakarta, Nellys Soekidi memastikan stok beras sangat tercukupi sampai menjelang bulan Ramadan 1446 Hijriah atau pada Maret 2025.
Nellys menegaskan kendati stok beras tercukupi, para pengusaha beras pun diminta berpartisipasi pengadaan ekstra (buffer stock) pemerintah.
“Stok kali ini terutama menghadapi bulan Ramadan, kita juga memasuki musim panen raya. Justru target para pengusaha itu untuk ikut berpartisipasi pada pengadaan buffer stock pemerintah,” jelas Nellys saat ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang, Jumat (14/2/2025).
Untuk diketahui, buffer stock pangan adalah cadangan pangan yang disimpan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan atau keterlambatan pasokan. Selain itu, buffer stock pangan diharapkan membantu agar menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
“Stok kita aman sebesar 30.000 ton, itu karena beberapa faktor ya. Satu, karena memasuki musim panen. Kemudian karena musim panen, tidak mungkin dikirim ke Cipinang semua,” ujar Nellys.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan ketersediaan beras dari musim panen raya tersebut, Bulog akan membukakan kesempatan pengadaan dari pengusaha guna memenuhi ketersediaan buffer stock pemerintah.
“Jadi panen raya ini juga diarahkan oleh pemerintah guna memastikan buffer stock di Bulog,” terang Nellys.
Kerja Sama Pemerintah-Pengusaha
Sebelumnya, Kementerian Pertanian menandatangani memorandum of understanding (MoU) bersama Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi Dan Beras Indonesia (Perpadi), Bulog dan Polri, guna memastikan penyerapan gabah setara beras sebanyak 3 juta ton. Capaian serapan ini dilakukan di kala musim puncak panen raya yakni mulai Februari sampai April tahun ini.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan kesepakatan penyerapan gabah setara beras ini perlu melibatkan seluruh pihak guna memastikan upaya menyejahterakan petani tercapai.
Dia menyebutkan kesepakatan yang ditandatangani yakni serapan gabah setara beras sudah mencapai 2,1 Juta ton atau 70% dari target 3 Juta ton.
“Alhamdulillah hari ini kita sepakat Serap Beras Gabah setara beras 2,1 juta ton. Kita sudah sepakati dengan seluruh Penggilingan se-Indonesia. Alhamdulillah nanti target kita adalah 3 juta ton, jadi ini komitmen kita ditandatangani bersama,” ujar Mentan Amran saat jumpa pers di kantor Kementan, Senin (10/2/2025).
Amran menerangkan berdasarkan target 3 juta ton, sudah disepakati pengusaha penggilingan akan membantu serapan gabah sebesar 2,1 juta ton. Sementara sisanya yakni 900 ribu ton, akan diserap oleh Bulog sehingga target serapan mencapai 3 juta ton.
“Itu di dalamnya (2,1 juta ton). Jadi tinggal 900 ribu ton nanti Itu diadakan langsung oleh Bulog, jadi total 3 juta ton,” tegas Mentan Amran.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






