RI Impor Kurma US$ 20,68 Juta Jelang Ramadan
17 Feb 2025 | 18:47 WIB
JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor kurma sebesar US$ 20,68 juta pada Januari 2025. Nilai impor kurma jelang bulan Ramadan 1446 Hijriah itu mencapai 16,43 ribu ton.
“Impor kurma pada Januari 2025 tercatat sebesar 16,43 ribu ton atau senilai US$ 20,68 juta,” tutur Pelaksana Tugas (Plt)Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers secara hibrida di kantor BPS pada Senin (17/2/2025).
Adapun ibadah puasa umat muslim akan berlangsung mulai 2 Maret 2025 dan hari raya Idulfitri diperkirakan jatuh pada 2 April 2025.
Jika dilihat berdasarkan asal negara, maka tiga negara pengimpor kurma terbesar berasal dari Mesir sebanyak 10,15 ribu ton (61,8%); Arab Saudi sebanyak 1,88 ribu ton (11,42%); Uni Emirat Arab sebanyak 1,76 ribu ton (10,71%).
Dilihat dari trennya, impor kurma mulai meningkat sekitar 5 bulan menjelang periode Ramadan-Lebaran. “Tren impor kurma dalam beberapa bulan terakhir mulai terlihat persiapannya jelang Ramadan dan Lebaran,” kata dia.
Secara keseluruhan nilai impor RI mencapai US$ 18 miliar pada Januari 2025. Angka ini menunjukkan kontraksi 15,18% dari posisi Desember 2024 dan kontraksi 2,67% dari posisi Januari 2024.
“Total nilai impor mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan dan terjadi baik pada komoditas migas maupun nonmigas,” tutur dia.
Untuk impor barang konsumsi sebesar US$ 1,64 miliar pada Januari 2025. Angka ini juga menunjukkan kontraksi secara bulanan dan tahunan masing-masing sebesar 28,65% dan 7,16%.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






