Ancaman Siber Sektor Ritel Meningkat, Ini Saran Fortinet
JAKARTA,investor.id- Fortinet, salah satu perusahaan siber security, menyoroti soal meningkatnya ancaman siber yang menyasar sektor ritel di Indonesia.
Ancaman ini, seiring dengan berkembangnya ekonomi digital di Indonesia, adopsi cepat terhadap perdagangan melalui perangkat seluler, serta pembayaran digital membawa kemudahan sekaligus meningkatkan risiko keamanan siber.
“Pelaku ritel harus menerapkan pendekatan keamanan yang proaktif, yang mengintegrasikan intelijen ancaman berbasis artificial intelligence (AI), SD-WAN yang aman, dan Zero Trust Network Access (ZTNA) untuk melindungi bisnis maupun konsumen dari risiko siber yang terus berkembang,” kata Country Director Fortinet Indonesia Edwin Lim dalam keterangan persnya, dikutip Senin (31/3/2025).
FortiGuard Labs dari Fortinet disebut telah mengidentifikasi peningkatan yang mengkhawatirkan dalam penipuan phishing, situs e-commerce palsu, dan skema pembayaran digital palsu yang menyasar para pembeli di Indonesia.
Bahkan, pelaku kejahatan siber semakin sering memanfaatkan serangan phishing berbasis AI dan data keuangan yang dicuri untuk menjalankan penipuan yang canggih, yang menimbulkan risiko bagi bisnis maupun konsumen. Dia menuturkan, seiring dengan percepatan digitalisasi sektor ritel, konvergensi antara keamanan dan jaringan menjadi sangat krusial.
“Strategi keamanan siber yang kuat bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan penting bagi pelaku ritel yang ingin menjaga kepercayaan pelanggan dan kelangsungan bisnis,” ungkap Edwin.
Baca Juga:
Solusi Keamanan Siber Tanpa RibetDi sisi lain, lanjut Edwin, Fortinet mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi strategi keamanan berlapis, pembaruan sistem secara rutin, dan inisiatif edukasi konsumen untuk mengurangi risiko.
Melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, Fortinet tetap berkomitmen untuk melindungi ekonomi digital Indonesia dan memastikan pengalaman belanja yang aman dan lancar bagi semua masyarakat.
“Lanskap ritel digital di Indonesia berkembang sangat pesat, dan pelaku usaha harus tetap selangkah lebih maju dari ancaman siber dengan berinvestasi pada solusi keamanan yang cerdas,” tutup Edwin.
Editor: Emanuel
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






