Jumat, 15 Mei 2026

Proyek Triliunan Kongsi BUMN Karya PTPP & WIKA Siap Beroperasi

Penulis : Muawwan Daelami
21 Jul 2025 | 15:50 WIB
BAGIKAN
RSPON Prof. Dr. Mahar Mardjono garapan PTPP dan WIKA telah rampung dan siap beroperasi. Foto/PTPP
RSPON Prof. Dr. Mahar Mardjono garapan PTPP dan WIKA telah rampung dan siap beroperasi. Foto/PTPP

JAKARTA, investor.id – Proyek gedung Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. Mahar Mardjono sebagai pusat layanan dan pendidikan neurosains bertaraf internasional—Institut Neurosains Nasional (INN)—garapan PT PP Tbk (PTPP) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dengan nilai kontrak Rp 1,03 triliun telah rampung 100% dan siap beroperasi.

Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin menyambut positif selesainya pembangunan gedung RSPON Prof. Dr. Mahar Mardjono tersebut dan turut hadir dalam soft launching persiapan beroperasinya rumah sakit.

“Perubahan budaya kerja di rumah sakit yang berfokus pada pelayanan inklusif dan berkualitas itu penting,” ucap Budi dalam keterangan resminya, merespons pembangunan gedung baru tersebut, Senin (21/7/2025).

ADVERTISEMENT

Proyek yang berlokasi di kawasan strategis MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan RSPON dalam menangani penyakit saraf serta menjadi pusat riset dan pendidikan neurosains kelas dunia.

Sumber pendanaan proyek dengan kontrak design & build ini berasal dari APBN, PT SMI, dan Badan Layanan Umum (BLU). Di mana, PTPP dan WIKA membangun gedung tersebut dengan tiga gedung utama.

Pertama, gedung pelayanan seluas kurag lebih 32.000 m2 (1 basement & 12 lantai). Kedua, gedung parkir seluas kurang lebih 33.000 m2 (1 basement & 12 lantai), dan gedung pendidikan seluas kurang lebih 30.000 m2 (1 basement & 12 lantai).

Dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti ruangan IGD, SCU, HCU, ICU, serta Radioterapi LINAC (Linear Accelerator) dan CT Simulator.

Sekretaris Perusahaan PTPP Joko Raharjo menyebut, ketiga gedung itu dirancang secara terintegrasi baik satu sama lain maupun dengan gedung rumah sakit lama. Ini bertujuan untuk mendukung kelancaran operasional layanan medis dan pendidikan.

PTPP, lanjut Joko, juga menghadirkan inovasi konstruksi dalam proyek ini antara lain penggunaan sistem bekisting kolom praktis semi panel yang efisien dan mempercepat pekerjaan struktur, serta pemasangan pagar utama proyek berbasis sistem otomatis untuk mendukung aspek keamanan dan modernisasi area proyek.

“Material facade pada proyek ini sekaligus mencerminkan kemajuan teknologi dan estetika dengan mengombinasikan material kaca, aluminium, ACP (Aluminium Composite Panel), hingga GRC cetak, menjadikan tampilan gedung lebih modern dan ikonik,” tutur Joko.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia