Minggu, 5 April 2026

Pengembangan Energi Terbarukan Perlu Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Penulis :  Thomas E Harefa
30 Okt 2025 | 18:45 WIB
BAGIKAN
Head of Advisory IIF Irman Boyle (kiri) menyampaikan materi dalam acara Indonesia Sustainable Energy Week Goes Regional Sulawesi, di Makassar, Rabu (29/10/2025).
Head of Advisory IIF Irman Boyle (kiri) menyampaikan materi dalam acara Indonesia Sustainable Energy Week Goes Regional Sulawesi, di Makassar, Rabu (29/10/2025).

JAKARTA, investor.id – Pembangunan infrastruktur energi saat ini memerlukan sinergi antara pemerintah dan swasta dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif.

Hal itu disampaikan Head of Advisory PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) Irman Boyle saat menjadi pembicara dalam acara Indonesia Sustainable Energy Week Goes Regional Sulawesi yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Makassar, Rabu (29/10/2025).

Acara tersebut bertujuan untuk menyoroti pentingnya investasi energi terbarukan, mengidentifikasi prioritas investasi utama, serta mendorong penyesuaian kebijakan dan kolaborasi di antara para pemangku kepentingan dalam mempercepat transisi energi bersih di Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

“Indonesia tengah berupaya melakukan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Sebagai jawaban, IIF hadir untuk fokus menyediakan pembiayaan kepada sektor swasta untuk proyek infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, dan lainnya, dengan berlandaskan pada prinsip-prinsip sosial dan lingkungan”, ungkap Irman dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).

Irman menambahkan bahwa IIF juga berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan dan sedang menginisiasi langkah dekarbonisasi untuk mencapai target net zero emission. Harapannya, melalui kolaborasi dengan GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit), IIF dapat membangun fasilitas pembiayaan yang mendukung proyek berkelanjutan dan inovatif demi masa depan yang lebih hijau.

Selain membahas tantangan pembangunan infrastruktur, IIF memperkenalkan produk dan layanan pembiayaan infrastruktur yang dimilikinya, baik berbasis dana (fund-based), nondana (non-fund-based) hingga layanan advisory services. Seluruh produk tersebut dirancang untuk mendukung percepatan proyek infrastruktur, termasuk proyek-proyek energi terbarukan di berbagai daerah Indonesia.

Kehadiran IIF dalam forum tersebut menegaskan komitmen perusahaan sebagai katalis pembiayaan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan agenda nasional untuk mencapai target Net Zero Emission 2060.

Dengan dukungan pembiayaan yang terukur dan pendekatan keberlanjutan yang kuat, jelas Irman, IIF berperan aktif dalam menjembatani kebutuhan modal, memperkuat kapasitas pengembang, dan memastikan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia