Sabtu, 4 April 2026

Pertumbuhan Industri e-commerce

Penulis : David Gita Roza
25 Jan 2026 | 17:37 WIB
BAGIKAN
Suasana Gudang Power Commerce Asia
Suasana Gudang Power Commerce Asia

JAKARTA, investor.id - Mengawali 2026, Power Commerce Asia optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan dengan mengandalkan teknologi, ekosistem omnichannel yang terintegrasi, serta kolaborasi jangka panjang bersama brand partner.
Power Commerce Asia (PCA), perusahaan teknologi omnichannel e-commerce enabler, mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 2,1 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini didorong oleh penguatan layanan end-to-end, ekspansi infrastruktur operasional, serta optimalisasi teknologi omnichannel yang semakin terintegrasi.

Sepanjang 2025, Power Commerce Asia juga membukukan pertumbuhan Net Merchandise Value (NMV) hingga 150% secara tahunan (YoY), dengan kategori Healthcare dan FMCG sebagai kontributor pertumbuhan terbesar. Kinerja positif ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk kesehatan dan kebutuhan sehari-hari, yang semakin mengandalkan kanal digital.

“Pertumbuhan ini mencerminkan bagaimana ekosistem omnichannel yang konsisten, didukung teknologi yang terintegrasi, pemanfaatan big data, serta optimalisasi multi-fulfillment di berbagai daerah di Indonesia, mampu mendorong brand partner dan Power Commerce Asia untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan,” ujar Hadi Kuncoro, CEO Power Commerce Asia.

Dari sisi ekspansi bisnis, Power Commerce Asia saat ini mengoperasikan sembilan gudang fulfillment yang tersebar di Depok, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Palembang, serta gudang terbaru di Semarang yang mulai beroperasi pada awal 2026. Selain itu, perusahaan juga membuka layanan cross-border ke Malaysia serta menghadirkan layanan pengurusan BPOM dan kebutuhan regulatori lainnya. Seluruh kapabilitas ini diperkuat dengan berbagai sertifikasi, termasuk Apotek Online, IDAK, dan CDAKB, guna memastikan operasional brand berjalan patuh regulasi.

Advertisement

Di sisi teknologi, Power Commerce Asia terus mengembangkan PowerBiz, sistem omnichannel terintegrasi yang menghubungkan kanal B2C dan B2B, serta dilengkapi dengan automated multi-fulfillment system untuk meningkatkan efisiensi operasional dan visibilitas data secara real-time. 

Editor: David Gita Roza

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 6 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 32 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 35 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia