Amran Minta Purbaya Tambah Anggaran Sewa Gudang Bulog
JAKARTA, investor.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melayangkan permohonan khusus kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menambah alokasi dana bagi Perum Bulog. Tambahan anggaran ini diperlukan guna memperluas kapasitas penyimpanan melalui sewa gudang, seiring dengan lonjakan produksi beras nasional yang diprediksi melampaui daya tampung saat ini.
Dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026), Amran mengungkapkan bahwa gudang berkapasitas 1 juta ton yang telah disewa sebelumnya masih belum mencukupi untuk menampung tren peningkatan produksi yang tajam.
“Pak Menteri Keuangan, mungkin izin kalau ada tambahan sedikit dana untuk Bulog. Bukan kami. Karena sekarang kita sudah sewa gudang kapasitas 1 juta ton, tetapi produksi beras kita meningkat tajam,” ujar Amran di hadapan Menkeu Purbaya, seperti dikutip dari Antara.
Amran memaparkan proyeksi cadangan beras Indonesia bisa menembus angka 6 juta ton dalam tiga bulan ke depan. Sementara itu, kapasitas total gudang milik Bulog saat ini baru menyentuh angka 3 juta ton, sehingga terdapat celah kapasitas yang cukup besar.
“Kemungkinan 3 bulan ke depan itu 6 juta ton sedangkan kapasitas gudang hanya 3 juta ton. Ini mungkin butuh dana tambahan Pak. Aku yang mintakan (untuk Danantara), ini bukan untuk pertanian,” tegas Amran.
Sepanjang tahun 2026, pemerintah menargetkan penyerapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 4 juta ton. Target ini didukung oleh peningkatan luas tanam pada 2026 yang bertambah sekitar 500.000 hektare dibandingkan tahun sebelumnya. Amran optimistis capaian ini akan menjadi sejarah baru bagi ketahanan pangan Indonesia.
“Pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama solid seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, Bulog hingga petani, agar proses produksi, penyerapan, dan pengelolaan beras berjalan optimal,” tambahnya.
Mentan juga memberikan apresiasi terhadap kinerja direksi Bulog yang dinilai solid dalam menjalankan mandat strategis. Dengan peningkatan produksi yang signifikan, ketersediaan gudang menjadi faktor kunci agar harga di tingkat petani tetap terjaga dan stok nasional aman dari ancaman bencana atau gangguan pasokan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






