Minggu, 21 Juni 2026

Bulog Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi: untuk Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji

Penulis : Ichsan Ali
4 Mar 2026 | 15:18 WIB
BAGIKAN
Pelepasan 2.280 ton beras Befood Nusantara di Gudang Perum Bulog di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2026) siang. (Foto dok. B-Universe/Ichsan Ali)
Pelepasan 2.280 ton beras Befood Nusantara di Gudang Perum Bulog di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2026) siang. (Foto dok. B-Universe/Ichsan Ali)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah melalui Perum Bulog resmi mengekspor komoditas beras super premium bermerek Befood Nusantara untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Sebanyak 2.280 ton beras Befood Nusantara secara simbolis dilakukan pelepasan ekspor di Gudang Perum Bulog di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2026) siang. 

Pelepasan ekspor dilakukan oleh Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, dan Wakil Ketua Komisi IV DPR Abdul Kharis Almasyhari.

ADVERTISEMENT

"Total ekspor beras haji adalah 2.280 ton. Ini sesuai dengan permintaan dari Kementerian Haji, sesuai dengan jumlah jemaah haji Indonesia di tahun ini lebih kurang 215.000 jemaah," ujar Rizal di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Rizal menekankan bahwa beras yang diekspor memiliki kualitas super premium yang berbeda dari stok biasanya. Beras ini diproses langsung dari hasil panen petani di Jawa Barat dan Jawa Tengah melalui empat pabrik pengolahan, termasuk mitra di Serang, Mojokerto, Karawang, dan Subang.

"Beras yang kita olah ini adalah beras yang baru kita panen dari sawah. Jadi bukan beras yang ada di gudang, tapi beras yang kita panen di sawah, setelah dipanen, kering, langsung bawa ke silo," jelasnya.

Rizal menegaskan kualitas beras ini diklaim sangat tinggi dengan tingkat pecahan (broken) hanya sekitar 4% dan kadar air di bawah 14%. 

"Selama ini Bulog membuat beras premiumnya adalah beras yang pecahannya 15%," tambahnya, membandingkan standar kualitas ekspor kali ini.

Lebih lanjut, Rizal menyampaikan ekspor ini juga menjadi strategi promosi untuk memperkenalkan beras Indonesia di pasar internasional. Bulog menargetkan peluang komersial yang lebih besar, khususnya untuk jemaah umrah dan mukimin (warga Indonesia yang menetap) di Arab Saudi yang mencapai 2 juta orang per tahun.

"Tujuannya sekarang ini adalah promosi. Kalau kita jualan kita promosi dulu, kita berikan yang terbaik dengan harga murah, orang tertarik sehingga beliau-beliau mau untuk menggunakan beras Indonesia ke depannya," katanya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia