Minggu, 21 Juni 2026

Prabowo Buka-bukaan Visi Ketahanan Energi Indonesia

Penulis : Ricki Putra Harahap
30 Mar 2026 | 20:12 WIB
BAGIKAN
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo pada Senin (30/3/2026). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo pada Senin (30/3/2026). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

TOKYO, investor.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen besar Indonesia dalam mengakselerasi transisi energi hijau sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Dalam pidato kuncinya di Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Senin (30/3/2026), Presiden menargetkan pembangunan kapasitas energi surya hingga 100 Gigawatt (GW) dalam tiga tahun ke depan.

Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap tingginya ketidakpastian global dan dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang mengancam stabilitas energi dunia.

“Dalam tiga tahun ke depan, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya. Bagi kami, ini lebih mendesak karena situasi yang kami lihat,” tegas Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

Selain energi surya, Presiden menyoroti kekayaan cadangan panas bumi Indonesia sebagai salah satu yang terbesar di dunia. Pemerintah juga tengah mempercepat hilirisasi bahan bakar nabati dengan meningkatkan campuran biodiesel dari B40 ke B50, serta mengembangkan bahan bakar berbasis etanol.

Strategi ini diharapkan mampu memposisikan Indonesia di zona aman dalam menghadapi fluktuasi harga energi fosil global. “Dengan upaya-upaya ini, kita akan berada dalam posisi yang aman untuk menghadapi ketidakpastian apa pun yang ada,” tutur Presiden.

Di hadapan para investor Jepang, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga hubungan ekonomi yang rasional di tengah lingkungan global yang penuh risiko. Indonesia, menurutnya, tetap konsisten pada prinsip politik luar negeri bebas aktif yang inklusif.

“Filosofi kami adalah 1.000 teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Indonesia berada dalam posisi yang nyaman karena kami tidak memiliki musuh,” ujarnya.

Transformasi strategis Indonesia juga mencakup reformasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien sebagai tuntutan mandat rakyat. Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah, melainkan fokus pada industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas nasional.

Menutup pidatonya, Presiden juga memberikan perhatian khusus pada isu lingkungan global. Ia berkomitmen melakukan reboisasi besar-besaran untuk melindungi hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia. “Hutan kita harus dilindungi. Hutan-hutan yang telah hancur, kita harus melakukan reboisasi besar-besaran, bukan hanya untuk kebaikan Indonesia tetapi juga untuk kebaikan dunia,” kata Presiden.

Dengan visi energi hijau dan industri masa depan yang jelas, Prabowo turut menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang stabil, terbuka, dan menjanjikan bagi dunia usaha internasional.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 3 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia