Minggu, 21 Juni 2026

Indonesia–China Food & Ecosystem Forum Pacu Investasi Industri Pangan dan Ekspor

Penulis : Ichsan Ali
1 Apr 2026 | 10:51 WIB
BAGIKAN
Deskripsi foto: Penyelenggaraan Indonesia–China Food & Ecosystem Forum 2026 pada The 14th China Food Trade Fair 2026 di Wuhan, Tiongkok, Senin (30/3/2026). (Istimewa)
Deskripsi foto: Penyelenggaraan Indonesia–China Food & Ecosystem Forum 2026 pada The 14th China Food Trade Fair 2026 di Wuhan, Tiongkok, Senin (30/3/2026). (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah Indonesia secara resmi mempertegas komitmennya dalam memperkuat kerja sama ekonomi dengan China melalui penyelenggaraan Indonesia–China Food & Ecosystem Forum 2026. Kegiatan strategis ini dirangkaikan dengan partisipasi pada The 14th China Food Trade Fair 2026 di Wuhan, China, Senin (30/3/2026).

Forum ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan ekspor sekaligus menarik investasi industri pengolahan ke tanah air. Tujuannya adalah memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor, serta memposisikan Indonesia sebagai basis produksi yang mampu memenuhi kebutuhan domestik dan pasar global.

Dalam forum tersebut, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya membangun ekosistem pangan yang terintegrasi dan berdaya saing global.

ADVERTISEMENT

“Dalam memperkuat kemitraan ekosistem pangan Indonesia dan China, terdapat tiga prioritas utama yang perlu kita dorong bersama, yaitu penguatan rantai pasok pangan yang terintegrasi, kolaborasi teknologi dan inovasi industri pangan, serta perluasan akses pasar dan kemitraan investasi. Kerja sama ini harus mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari produksi hingga distribusi berbasis digital,” ujar Maman dikutip di Jakarta.

Ia juga menambahkan bahwa implementasi nyata dalam bentuk investasi jangka panjang sangatlah krusial.

“Kehadiran Paviliun Indonesia mencerminkan komitmen untuk memperkenalkan produk pangan berkualitas ke pasar global. Untuk itu, kerja sama harus dibangun atas dasar kepercayaan, kemitraan yang setara, serta prinsip saling menguntungkan, dan diwujudkan dalam kerja sama strategis dan investasi jangka panjang,” tambahnya.

Ketua Umum Asian Trade Tourism & Economics Council (ATTEC), Budihardjo Iduansjah, menyampaikan bahwa forum ini merupakan instrumen penting dalam membangun ekosistem industri yang terintegrasi antara kedua negara.

“Kami tidak hanya mendorong peningkatan ekspor, tetapi juga membuka peluang investasi industri ke Indonesia. Dengan menghadirkan investor dan pelaku industri, kita ingin mendorong pembangunan fasilitas produksi di dalam negeri, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga menjadi basis produksi yang mampu memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor,” ungkap Budihardjo.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menyoroti besarnya potensi pasar di Tiongkok.

“Dengan potensi pasar Tiongkok yang sangat besar, kami optimistis kerja sama antar pelaku usaha kedua negara akan terus berkembang. Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan perdagangan bilateral, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi produk Indonesia untuk tumbuh di pasar global,” tuturnya.

Selain sektor industri pangan, forum ini juga membuka peluang pengembangan sektor pariwisata berbasis kuliner melalui ekspansi restoran Indonesia ke pasar internasional, seperti yang dilakukan oleh Sari Ratu.

Inisiatif ini sejalan dengan pengembangan program “jalur rempah” yang menciptakan ekosistem ekspor berkelanjutan melalui integrasi industri makanan dan rantai pasok bahan baku dalam negeri.

Melalui rangkaian forum ini, Indonesia menargetkan terciptanya kolaborasi konkret yang tidak hanya mendorong angka ekspor, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global sebagai destinasi investasi industri pangan yang potensial.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia