Minggu, 21 Juni 2026

Mendag: Harga Pangan Saat Ramadan–Idulfitri Relatif Terkendali

Penulis : Bambang Ismoyo
1 Apr 2026 | 12:30 WIB
BAGIKAN
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Rabu (1/3/2026). (Dok. B-Universe/Bambang Ismoyo)
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Rabu (1/3/2026). (Dok. B-Universe/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa harga komoditas pangan selama periode Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini relatif terkendali. Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil pemantauan intensif yang dilakukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) di berbagai daerah.

Mendag Budi menjelaskan, selama bulan Ramadan pihaknya terus melakukan pemantauan harga pangan di pasar-pasar hingga mendekati Hari Raya atau H-1 Idulfitri. 

Pemantauan tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang terdampak bencana, seperti Aceh dan Sumatera Barat, untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok.

ADVERTISEMENT

“Selama bulan Ramadan kami terus melakukan pemantauan harga dan pasokan di pasar-pasar hingga menjelang H-1 Idulfitri,” ujar Mendag Budi di Jakarta, Rabu (1/3/2026).

Lebih lanjut, Mendag Budi melalui jajaran Kemendag secara rutin melakukan pemantauan harian melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sistem ini mencakup 550 titik pasar di 547 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dengan dukungan para kontributor dari dinas yang membidangi perdagangan di daerah.

Menurutnya, pemantauan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mencatat data secara real-time, tetapi juga sebagai sistem peringatan dini. Dengan demikian, jika terjadi gangguan harga atau pasokan di suatu wilayah, pemerintah dapat segera melakukan koordinasi untuk penanganan yang cepat dan tepat.

Berdasarkan data yang dihimpun, harga sejumlah bahan pokok pada periode Ramadan hingga H-1 Idulfitri tahun ini cenderung lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Komoditas yang mengalami penurunan antara lain beras, gula pasir, minyak goreng rakyat (Minyakita), bawang merah, cabai, dan bawang putih.

Selain itu, pola pergerakan harga dinilai masih dalam batas normal. Terjadi kenaikan harga secara bertahap menjelang H-1 Idulfitri, namun setelahnya kembali mengalami normalisasi tanpa gejolak signifikan.

“Dinamika ini menunjukkan bahwa pasokan dan distribusi berjalan dengan baik,” pungkas Mendag Budi.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia