Minggu, 21 Juni 2026

BPH Migas: Konsumsi BBM Awal 2026 Terkendali di Bawah Kuota

Penulis : Prisma Ardianto
8 Apr 2026 | 19:22 WIB
BAGIKAN
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melayani konsumen saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (7/4/2026). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melayani konsumen saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (7/4/2026). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

JAKARTA, investor.id – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melaporkan realisasi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan kompensasi pada kuartal pertama 2026 masih berada di bawah kuota nasional. Capaian ini menunjukkan distribusi energi tetap terkendali dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan baik.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengungkapkan bahwa realisasi penyaluran BBM subsidi hingga 90 hari pertama tahun ini mencerminkan kondisi yang stabil. Secara persentase, penyerapan Pertalite tercatat sebesar 23,52% dari total kuota yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2026.

“Realisasi sangat lebih rendah, 23,52%, artinya kondisi penyaluran untuk BBM tahun 2026 masih terkontrol dan masyarakat terpenuhi dengan baik,” ujar Wahyudi dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI, seperti dikutip dari Antara pada Rabu (8/4/2026).

ADVERTISEMENT

Selain itu, penyaluran minyak tanah telah mencapai 24,52%, sementara solar berada di angka 24,49%. Wahyudi memastikan bahwa kelancaran distribusi ini terjadi di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus mendukung gerak roda ekonomi masyarakat tanpa ada kendala pasokan.

Terkait ketahanan stok nasional, BPH Migas mencatat posisi yang aman. Ketahanan stok Pertalite saat ini mencapai 18,1 hari, Pertamax 22,1 hari, dan Pertamax Turbo hingga 46,5 hari. Sementara untuk jenis solar, stok bertahan untuk 16,5 hari, Pertamina Dex 64,5 hari, serta avtur mencapai 28,1 hari.

Sebagai perbandingan, total konsumsi bensin nasional sepanjang 2025 mencapai 36,98 juta kiloliter (kl), sedangkan solar tercatat sebesar 40,48 juta kl. Memasuki tahun 2026, hingga Februari, konsumsi bensin tercatat baru menyentuh 5,88 juta kl dan solar sebesar 6,57 juta kl.

BPH Migas: Konsumsi BBM Awal 2026 Terkendali di Bawah Kuota
Impor & Konsumsi BBM Nasional 5 Tahun Terakhir. (Ilustrasi: Investor Daily)

Guna menjaga tren positif ini, BPH Migas berkomitmen memperkuat pengawasan distribusi agar tetap tepat sasaran. Langkah ini mencakup pemanfaatan teknologi digital serta peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan elemen masyarakat.

“Kami mohon dukungannya kepada seluruh elemen masyarakat agar supaya dapat mendukung kami bersama aparat penegak hukum dalam rangka melakukan kegiatan pengawasan,” tandas Wahyudi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia