Minggu, 21 Juni 2026

Bapanas Klaim Harga Minyakita Mulai Turun, tapi Masih Lampaui HET

Penulis : Bambang Ismoyo
20 Apr 2026 | 18:58 WIB
BAGIKAN
Pekerja mengangkat kemasan minyak goreng subsidi merek Minyakita di Gudang Bulog Ternate, Maluku Utara, Jumat (17/4/2026). (ANTARAFOTO/Andri Saputra)
Pekerja mengangkat kemasan minyak goreng subsidi merek Minyakita di Gudang Bulog Ternate, Maluku Utara, Jumat (17/4/2026). (ANTARAFOTO/Andri Saputra)

JAKARTA, investor.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklarifikasi kabar melonjaknya harga Minyakita yang sempat dikabarkan menembus Rp 20.000 per liter di sejumlah daerah. Pemerintah mengeklaim tren harga minyak goreng kemasan rakyat tersebut saat ini justru mulai menunjukkan penurunan berkat pengawasan yang kian ketat.

Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengungkapkan bahwa harga Minyakita yang sebelumnya berada di kisaran Rp 17.000 per liter, kini telah berangsur turun menjadi sekitar Rp 16.000 per liter di beberapa wilayah.

“Sebenarnya bukan naik, tapi sudah mulai turun. Kalau Minyakita dari Rp 17.000 ke Rp 16.000,” ujar Ketut dalam diskusi di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Jakarta, Senin (20/4/2026).

ADVERTISEMENT

Seperti yang diketahui, pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 15.700 per liter. Ketut menjelaskan, salah satu pemicu harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) adalah kerumitan rantai distribusi di lapangan.

Selain jalur resmi dari produsen ke distributor (D1 dan D2), ditemukan praktik pihak ketiga atau "marketing lepas" yang sulit ditertibkan sehingga mengerek harga di tingkat pengecer. "Ini yang agak sulit kita tertibkan dan membuat harga menjadi lebih tinggi,” jelas Ketut.

Selain itu, terbatasnya pasokan di pasar reguler juga dipengaruhi oleh penyerapan Domestic Market Obligation (DMO) yang saat ini masih difokuskan untuk kebutuhan bantuan pangan pemerintah. Hal tersebut membuat distribusi ke pasar menjadi sedikit terbatas.

Bapanas Klaim Harga Minyakita Mulai Turun, tapi Masih Lampaui HET
Harga minyak goreng sawit premium mencapai Rp21.706 per liter pada 16 April 2026, atau naik 2,32% secara bulanan. Sementara, harga cabai merah keriting, cabai merah besar, dan cabai rawit merah turun tajam dalam periode yang sama. (Kementerian Perdagangan/Datasatu)

Sebagai langkah solutif, Bapanas mengusulkan agar Perum Bulog dan ID Food mendapatkan alokasi hingga 60% dari DMO. Langkah ini dinilai strategis untuk mempermudah kontrol pemerintah terhadap stok Minyakita dan menekan potensi penyimpangan distribusi oleh oknum tidak resmi.

Dengan berbagai intervensi yang dilakukan, Bapanas meyakini harga Minyakita akan semakin stabil dan kembali sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. "Dengan pengawasan-pengawasan yang ketat kemarin, harganya sudah mulai turun dari Rp 17.000. Selama ini rata-rata sudah Rp 16.000," tandas dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia