Minggu, 21 Juni 2026

Wamentan: Ketersediaan Pupuk Dalam Negeri Aman di Tengah Gejolak Pasar Global

Penulis : Erfan Ma’ruf
27 Apr 2026 | 14:54 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. (B-Universe/Erfan Ma
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. (B-Universe/Erfan Ma

JAKARTA, investor.id - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono memastikan ketersediaan pupuk nasional tetap aman meski terjadi gejolak global akibat konflik di Timur Tengah. Pemerintah bahkan mencatat adanya surplus produksi yang berpotensi diekspor ke sejumlah negara.

Sudaryono menyebut, konflik global telah memengaruhi distribusi pupuk dunia, mengingat sebagian besar pasokan melewati jalur strategis internasional. Namun, kondisi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap stok dalam negeri sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk. 

“Jadi, saya mau kasih kejelasan atau ketegasan kepada petani kita, enggak perlu panik, enggak perlu ribut, enggak perlu bingung, pupuk tersedia,” kata Sudaryono dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/4/2026).

ADVERTISEMENT

Pemerintah mencatat produksi pupuk nasional mencapai 14,5 juta ton untuk memenuhi kebutuhan subsidi dalam negeri. Dari jumlah tersebut, terdapat potensi kelebihan pasokan sekitar 1,5 juta ton.

Surplus tersebut membuka peluang ekspor, terutama ke negara-negara yang mengalami gangguan pasokan akibat konflik global. Sudaryono mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah negara, termasuk India dan Australia.

“Saya sudah ketemu dengan dua duta besar, duta besar India dan duta besar Australia. Jadi, nanti sebagian kita kirim ke negara-negara yang memang membutuhkan,” katanya.

Meski demikian, pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan dalam negeri sebelum menyalurkan ke pasar internasional.

“Secara pasti saya yakinkan bahwa pupuk kita cukup untuk dalam negeri, ada ekses pun itu kita prioritaskan dalam negeri dulu, baru sisanya kita kirim ke luar negeri. Jadi, no worries untuk urusan itu,” ujarnya.

Di sisi lain, harga pupuk global mengalami kenaikan signifikan seiring terganggunya rantai pasok. Harga urea dunia saat ini disebut telah mencapai sekitar US$ 850 per ton.

Sementara itu, terkait potensi ekspor ke negara lain seperti Filipina dan Brasil, Sudaryono menyebut pembicaraan masih berada pada tahap awal, terutama dalam skema business-to-business (B2B). Ia menegaskan, kebijakan ekspor tetap mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kebutuhan domestik sebagai prioritas utama.

“Intinya sesuai dengan pesan dari Presiden kita, bahwa kita prioritaskan dulu kebutuhan dalam negeri kita, kalau ada ekses, maka negara-negara sahabat yang penting bagi Indonesia harus kita layani semua,” pungkasnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 41 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia