Harga Emas Anjlok 2% Lebih, Terpukul Negosiasi AS–Iran dan Dolar
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia jatuh lebih dari 2% pada perdagangan Selasa (17/2/2026), dipicu meredanya permintaan aset safe haven setelah muncul kemajuan dalam perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, serta penguatan dolar AS yang menambah tekanan jual.
Harga emas spot ambles 2,16% menjadi US$ 4.883,17 per ons troi. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup melemah 2,87% ke level US$ 4.901,66 per ons troi.
Tekanan juga datang dari penguatan indeks dolar AS, yang naik 0,3% terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Penguatan dolar membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi investor luar negeri, sehingga menekan permintaan.
Analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff mengatakan, reli emas membutuhkan katalis baru agar dapat berlanjut.
“Pasar bullish membutuhkan dukungan fundamental baru secara berkala. Namun belakangan ini, tidak ada sentimen positif baru yang cukup kuat untuk mendorong harga emas dan perak lebih tinggi,” ujar Wyckoff.
Sentimen negatif bagi emas juga dipicu perkembangan geopolitik. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyatakan negaranya dan AS telah mencapai kesepahaman mengenai prinsip-prinsip dasar dalam perundingan sengketa nuklir yang telah berlangsung lama, meskipun kesepakatan final belum tercapai.
Ketegangan Global Mereda
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






