Sabtu, 4 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Risiko Global dan Arus Modal Asing

Penulis : Indah Handayani
24 Feb 2026 | 11:34 WIB
BAGIKAN
ilustrasi nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS  (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
ilustrasi nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada Selasa (24/2/2026) siang.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 11.23 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini melemah sebesar 33 poin (0,2%) ke level Rp 16.835 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,15% ke level 97,85.

Sedangkan pada perdagangan Senin (23/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 86 poin di level Rp 16.802.

Advertisement

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memprediksi rupiah hari ini akan ditutup melemah di kisaran Rp 16.780 – 16.840 per dolar AS.

Pelemahan itu dipengaruhi oleh global meningkatnya indeks dollar yang disebabkan oleh risiko geopolitik dan ketidakpastian kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump setelah digagalkan mahkamah Agung AS

“Sementara dari domestik terkait kekhawatiran berlanjutnya pelaku pasar asing keluar dari pasar keuangan Indonesia seiring dengan semakin menurunnya minat asing di obligasi pemerintah tercermin dari hasil lelang minggu lalu,” ungkapnya kepada Investor Daily, Selasa (24/2/2026).


 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 7 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 49 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 59 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia