Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 12 Maret 2026: Tertekan
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tertekan pada Kamis (12/3/2026), seiring penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak dunia yang membebani mata uang negara-negara Asia.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 9.06 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini melemah 9 poin (0,05%) ke level Rp 16.895 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat snaik 0,15% ke level 99,37..
Sedangkan pada perdagangan Rabu (11/3/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 23 poin di level Rp 16.886.
Dikutip dari TradingView, mata uang Asia melemah tipis terhadap dolar AS pada awal perdagangan seiring kenaikan harga minyak. Fokus pasar masih tertuju pada pergerakan minyak, yang tetap meningkat meskipun International Energy Agency (IEA) berencana melepas 400 juta barel minyak dari cadangan darurat.
Dalam laporan risetnya, dua analis strategi valas dari OCBC Group menyebut ancaman Iran mengenai potensi harga minyak mencapai US$ 200 per barel masih dapat mendominasi sentimen pasar dalam jangka pendek, karena berpotensi memengaruhi inflasi serta prospek pertumbuhan ekonomi.
Harga minyak yang lebih tinggi biasanya menjadi beban bagi banyak negara Asia yang merupakan pengimpor minyak bersih.
Data LSEG menunjukkan dolar AS naik 0,1% menjadi 159,11 yen Jepang, sementara terhadap won Korea Selatan menguat 0,2% ke 1.480,50 won.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






