Minggu, 21 Juni 2026

Laba KEEN Melonjak 70%, Bagaimana Pergerakan Sahamnya?

Penulis : Frans S. Imung
1 Sep 2022 | 15:18 WIB
BAGIKAN
Pembangkit Kencana Energi. (ist)
Pembangkit Kencana Energi. (ist)

JAKARTA, investor.id – PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 70% pada semester pertama 2022. Lonjakan tersebut dibukukan setelah pada Juni 2022 KEEN mencatatkan laba bersih sebesar US$ 8,87 juta, dibanding periode yang sama tahun 2021 sebesar US$ 5,13 juta.

Berdasarkan data publikasi perseroan, kenaikan laba selaras dengan kenaikan pendapatan operasional perseroan. Sampai dengan semester pertama 2022, KEEN membukukan pendapatan sebesar USD 20,36 juta, naik dari semeter pertama tahun sebelumnya sebesar USD 18,2 juta.

Kencana Energi (KEEN) Segera Teken Kontrak Pembangunan Pembangkit di Philipina

Wapresdir KEEN menampik jika pendapatan setahun penuh 2022 bisa dobel mengacu pada pendapatan semester pertama. “Keliatannya malah bisa lebih dari itu.," ujarnya, Kamis (1/9/2022). 

ADVERTISEMENT

Meski demikian ia tak mematok angka pasti. Alasannya, ada sejumlah faktor ikut mempengaruhi pendapatan operasional perseroan sampai akhir tahun. “Tidak bisa dipastikan, karena tergantung dari faktor curah hujan untuk produksi listrik dan juga kondisi medan atau lapangan untuk construction revenue dari progress pembangunan pembangkit,” ujar Wilson.

Sebelumnya beredar kabar bahwa PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) akan segera teken kontrak kerjasama (MOU) pembangunan pembangkit energi terbarukan dengan Pemerintah Philipina. Kerjasama yang akan ditandatangani awal September ini ditaksir bernilai USD 100 juta.

Kencana Energi (KEEN) Bagi Dividen dan Siap Rampungkan Akuisisi

Wilson Maknawi belum bersedia memberi komentar soal kabar rencana ekspansi tersebut. “Kami belum bisa comment soal itu,” ujar Wilson. Meski demikian, ia menambahkan, sesui visi perusahaan, Kencana Energy memang bertekad menjadi perusahaan penyedia energi baru terbarukan yang terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara. “Kami memang selalu mencari peluang baik di dalam maupun di luar negeri,” tegas Wilson.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 46 detik yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia