Muncul Risiko Harga Bitcoin (BTC) Bisa Ambles ke US$ 40.000
JAKARTA, investor.id - Matrixport menyampaikan bahwa secara keseluruhan, sentimen telah turun ke titik terendah ekstrem, yang mencerminkan pesimisme yang meluas di ruang aset kripto.
Melansir Beincrypto, Matrixport memperingatkan bahwa harga mungkin masih akan turun dalam waktu dekat.
Adapun harga Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan turun ke level US$ 67.500 pada Rabu (18/2/2026).
“Meski kehati-hatian tetap dibutuhkan, situasi saat ini makin memaksa kami untuk lebih fokus dan mempersiapkan diri menghadapi kondisi yang biasanya mendahului reli besar,” ujar perusahaan tersebut.
Sementara itu, indikator teknikal memperkuat gambaran pasar Bitcoin yang sedang tertekan. Seorang analis, Woominkyu, menuturkan bahwa adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR) sudah kembali ke kisaran 0,92-0,94, yaitu zona yang sebelumnya identik dengan periode tekanan bear market besar.
“Pada 2019 dan 2023, pembacaan serupa terjadi selama fase koreksi dalam yang memperlihatkan banyak koin dijual dalam kondisi rugi. Setiap kali zona ini tercapai, itu menandakan tekanan kapitulasi dan reset struktur,” dijelaskan dalam laporan tersebut.
Pandangan ini sejalan dengan proyeksi bearish yang lebih luas. Di mana hal ini mengindikasikan Bitcoin bisa saja kembali ke bawah US$ 40.000 sebelum membentuk dasar yang kuat.
Data Beincrypto markets menunjukkan, saat ini Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 68.000. Jika jatuh di bawah US$ 40.000, ini berarti penurunan lebih dari 40% dari level saat ini dan menunjukkan besarnya risiko penurunan yang di nilai masih mungkin terjadi menurut sebagian analis.
Untuk saat ini, indikator sentimen berfungsi sebagai sinyal potensi titik balik. Namun, data on-chain memperlihatkan kelemahan struktur pasar yang sepertinya masih harus di lewati sebelum pemulihan benar-benar bisa di mulai.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





