Sabtu, 4 April 2026

Muncul Risiko Harga Bitcoin (BTC) Bisa Ambles ke US$ 40.000

Penulis : Erta Darwati
18 Feb 2026 | 11:38 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin (BTC). (IST)
Ilustrasi Bitcoin (BTC). (IST)

JAKARTA, investor.id - Matrixport menyampaikan bahwa secara keseluruhan, sentimen telah turun ke titik terendah ekstrem, yang mencerminkan pesimisme yang meluas di ruang aset kripto.

Melansir Beincrypto, Matrixport memperingatkan bahwa harga mungkin masih akan turun dalam waktu dekat.

Adapun harga Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan turun ke level US$ 67.500 pada Rabu (18/2/2026).

“Meski kehati-hatian tetap dibutuhkan, situasi saat ini makin memaksa kami untuk lebih fokus dan mempersiapkan diri menghadapi kondisi yang biasanya mendahului reli besar,” ujar perusahaan tersebut.

Sementara itu, indikator teknikal memperkuat gambaran pasar Bitcoin yang sedang tertekan. Seorang analis, Woominkyu, menuturkan bahwa adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR) sudah kembali ke kisaran 0,92-0,94, yaitu zona yang sebelumnya identik dengan periode tekanan bear market besar.

“Pada 2019 dan 2023, pembacaan serupa terjadi selama fase koreksi dalam yang memperlihatkan banyak koin dijual dalam kondisi rugi. Setiap kali zona ini tercapai, itu menandakan tekanan kapitulasi dan reset struktur,” dijelaskan dalam laporan tersebut.

Pandangan ini sejalan dengan proyeksi bearish yang lebih luas. Di mana hal ini mengindikasikan Bitcoin bisa saja kembali ke bawah US$ 40.000 sebelum membentuk dasar yang kuat.

Data Beincrypto markets menunjukkan, saat ini Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 68.000. Jika jatuh di bawah US$ 40.000, ini berarti penurunan lebih dari 40% dari level saat ini dan menunjukkan besarnya risiko penurunan yang di nilai masih mungkin terjadi menurut sebagian analis.

Untuk saat ini, indikator sentimen berfungsi sebagai sinyal potensi titik balik. Namun, data on-chain memperlihatkan kelemahan struktur pasar yang sepertinya masih harus di lewati sebelum pemulihan benar-benar bisa di mulai.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 7 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 33 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 36 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 46 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia