Sabtu, 4 April 2026

Trader Veteran Sebut Bitcoin (BTC) Sulit Cetak Rekor Baru hingga 2027

Penulis : Grace El Dora
1 Apr 2026 | 10:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin (BTC).
Ilustrasi Bitcoin (BTC).

JAKARTA, investor.id – Harapan investor untuk melihat Bitcoin (BTC) kembali mencetak rekor tertinggi dalam waktu dekat tampaknya harus tertunda. Trader veteran ternama, Peter Brandt, memperingatkan pemulihan harga aset kripto nomor satu di dunia ini kemungkinan besar akan memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan banyak orang.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 67.743, merosot sekitar 46% dari puncak tertingginya di angka US$ 126.000 yang sempat tercapai pada Oktober 2025 lalu. Menurut Brandt, tekanan pasar ini diprediksi akan terus berlanjut sepanjang 2026.

Sperti dikutip CoinTelegraph pada Rabu (1/4/2026), Brandt menyatakan keraguannya terhadap kebangkitan instan Bitcoin.

"Saya tidak melihat adanya rekor harga tertinggi baru pada 2026," ujar Brandt, Rabu. Ia menambahkan, terobosan harga (breakout) kemungkinan besar baru akan terjadi pada kuartal II-2027, meskipun ia menekankan proyeksi ini masih bersifat spekulatif.

Advertisement

Brandt juga memperingatkan adanya potensi koreksi lebih dalam tahun ini. Bitcoin diprediksi bisa jatuh di bawah level terendah bulan Februari, yaitu US$ 60.853. Namun, ia menilai penurunan tajam tersebut justru bisa menjadi fase akhir dari siklus pasar bearish sebelum tren naik yang baru dimulai.

Sentimen "Extreme Fear" dan Aliran Dana ETF

Data pasar mendukung pandangan hati-hati ini. Sepanjang periode 1 Januari hingga 30 Maret, data dari SoSo Value menunjukkan arus keluar bersih (net outflow) dari ETF Bitcoin spot mencapai hampir US$ 1 miliar. Fenomena ini menandakan pergeseran strategi investor institusi yang kini lebih taktis dalam memutar modal, alih-alih melakukan akumulasi aset secara terus-menerus.

Kondisi psikologis pasar pun sedang tidak baik-baik saja. Indeks Crypto Fear & Greed menunjukkan skor 11 pada akhir Maret 2025, yang berarti pasar berada dalam zona Extreme Fear atau ketakutan ekstrem sejak 20 Maret 2026.

Meski jangka pendek terlihat suram, Brandt tetap memiliki keyakinan jangka panjang bahwa Bitcoin adalah aset penyimpan nilai (store of value) yang mumpuni. Namun, ia tetap bersikap netral cenderung pesimis terhadap koin-koin alternatif (altcoins) di pasar kripto.

Secara historis, pergerakan harga Bitcoin sangat dipengaruhi oleh siklus empat tahunan yang berkaitan erat dengan peristiwa halving, sebuah mekanisme teknis yang mengurangi pasokan Bitcoin baru yang masuk ke pasar. Biasanya, setelah mencapai puncak tertingginya, Bitcoin akan memasuki fase hibernasi atau pasar bearish yang berlangsung cukup lama sebelum kembali ke fase akumulasi.

Kondisi 2026 ini menjadi unik karena kehadiran instrumen Exchange-Traded Fund (ETF) spot yang memungkinkan investor institusi besar dari Wall Street terlibat secara langsung. Jika sebelumnya pasar kripto didominasi oleh investor ritel, kini dinamika harga sangat bergantung pada aliran modal institusional.

Ketidakpastian ekonomi global dan pergeseran strategi manajer aset besar membuat volatilitas Bitcoin menjadi lebih kompleks, sehingga fase pemulihan kali ini diprediksi tidak akan secepat siklus-siklus sebelumnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 6 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 10 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 36 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 39 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 52 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia