Sabtu, 4 April 2026

Pendiri Wikipedia Prediksi Bitcoin (BTC) Bakal Anjlok Drastis

Penulis : Grace El Dora
27 Feb 2026 | 18:35 WIB
BAGIKAN
Jimmy Wales, pendiri Wikipedia, memberi isyarat saat wawancara dengan The Associated Press dalam rangka peringatan 25 tahun Wikipedia di London, Senin (12/1/2026). (Foto: AP/ Frank Augstein)
Jimmy Wales, pendiri Wikipedia, memberi isyarat saat wawancara dengan The Associated Press dalam rangka peringatan 25 tahun Wikipedia di London, Senin (12/1/2026). (Foto: AP/ Frank Augstein)

SAN FRANCISCO, investor.id – Jimmy Wales, salah satu pendiri Wikipedia yang dikenal sebagai skeptis kripto, kembali melontarkan kritik pedas terhadap Bitcoin (BTC). Meski aset kripto terbesar di dunia ini terus mencatatkan pertumbuhan nilai, Wales tetap teguh pada pendiriannya bahwa Bitcoin tidak memiliki masa depan yang cerah sebagai mata uang arus utama.

Melalui unggahan di platform X pada 25 Februari 2026 yang dikutip The Street pada Jumat (27/2/2026), Wales membagikan prediksi yang cukup mengejutkan. Ia meramalkan pada 2050, harga Bitcoin akan terhempas hingga ke bawah level US$ 10.000 (setara dengan nilai dolar saat ini), atau bahkan jauh lebih rendah lagi.

"Kegagalan Total" sebagai Alat Simpan Nilai

Walaupun Wales tidak meyakini Bitcoin akan benar-benar lenyap menjadi nol karena desain teknisnya yang dianggap cukup kokoh, ia menegaskan Bitcoin adalah "kegagalan total" jika fungsinya adalah sebagai mata uang maupun alat penyimpan nilai (store of value).

Advertisement

"Bitcoin hanyalah aset spekulatif. Tidak ada bot AI yang mengadopsinya secara signifikan. Dukungan institusional yang ada saat ini pun murni bersifat investasi kejam, bukan karena alasan ideologis," tegas Wales.

Wales membandingkan Bitcoin dengan aset tradisional seperti emas, perak, perhiasan, hingga properti dan karya seni, yang menurutnya akan tetap mendominasi sebagai aset aman (safe haven). Baginya, Bitcoin terlalu sulit digunakan, memiliki volatilitas yang liar, dan tidak diterima secara luas di masyarakat.

Performa Bitcoin di Pasar Saat Ini

Kritik Wales ini muncul di tengah tren harga yang sebenarnya kontradiktif dengan prediksinya. Sejak 2020, saat harga BTC masih di bawah US$ 10.000, aset ini telah melonjak berkali-kali lipat hingga sempat menyentuh angka US$ 69.000.

Berdasarkan pantauan pasar terbaru per 27 Februari 2026 pukul 18.00 WIB, harga Bitcoin berada di level US$ 142.500 (asumsi harga berjalan pada 2026). Angka ini menunjukkan, terlepas dari keraguan para kritikus seperti Wales, minat pasar global terhadap aset digital ini masih menunjukkan tren yang sangat kuat.

Mengapa Jimmy Wales Sangat Skeptis?

Ketidaksukaan Jimmy Wales terhadap Bitcoin bukanlah hal baru. Sejak 2020, ia secara konsisten menyatakan bahwa dirinya tidak melihat alasan mendesak untuk menggunakan kripto dalam kehidupan sehari-hari.

Sentimen negatif Wales sering kali berfokus pada aspek kepraktisan. Pada Desember 2023, ia sempat menyindir Bitcoin dengan membandingkannya dengan perbankan konvensional.

Ia menyebutkan di dunia perbankan, sistem keamanan lebih menjamin nasabah, sementara di dunia kripto, sekali seseorang lupa kata sandi dompet digitalnya, maka seluruh asetnya akan hilang selamanya. Bagi Wales, keandalan lembaga keuangan tradisional tetap menjadi standar utama yang belum bisa digantikan oleh teknologi rantai blok (blockchain) yang rumit.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 15 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 15 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 49 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 49 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 1 jam yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 1 jam yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia