Minggu, 21 Juni 2026

Transformasi Bank Mayora Jadi Bank Digital, BNI (BBNI) Ungkap Arah ke Depannya

Penulis : Gita Rossiana
23 Jan 2022 | 13:22 WIB
BAGIKAN
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). (Foto: Dok. BNI)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). (Foto: Dok. BNI)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI mengungkapkan, pihaknya bermaksud untuk membentuk bank digital melalui akuisisi PT Bank Mayora. Ke depan, bank digital tersebut akan fokus pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Layanan keuangan kepada segmen ini harus dilakukan dengan efektif dan efisien, dimana pendekatan digitalisasi merupakan solusi yang paling relevan,” kata Sekretaris Perusahaan BNI Mucharom kepada Investor Daily.

Dia menegaskan, kehadiran bank digital menjadi satu dari banyaknya solusi digital oleh BNI yang nantinya berbasis ekosistem. “Ke depan, fokus melayani UMKM dalam memenuhi segala kebutuhan layanan finansialnya,” ucapnya.

Adapun segmen UMKM kini memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Segmen ini menyerap hampir 97% tenaga kerja Indonesia dan berkontribusi lebih dari 60% terhadap total GDP Indonesia. Dengan demikian, segmen ini merupakan mesin pertumbuhan ekonomi masa depan.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, kerja sama antara BNI dan Mayora Group, salah satu grup usaha fast-moving consumer goods (FMCG) terkemuka di Indonesia, akan memiliki berbagai keunggulan. Salah satunya pengembangan ekosistem FMCG, baik domestik maupun mancanegara, yang merupakan target pasar potensial.

Selain mengakuisisi mayoritas saham Bank Mayora, BBNI akan melakukan pengembangan secara organik, yaitu menghadirkan beragam inovasi untuk memperkuat produk dan layanan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

“BNI tengah menjalankan sejumlah inisiatif untuk bertransformasi menjadi lembaga keuangan yang terunggul dalam layanan kinerja, dengan DNA yang akan BNI miliki nantinya sebagai penyedia solusi finansial terintegrasi berbasis digital dengan keunggulan internasional,” jelas Mucharom.

Seperti diberitakan, BNI akan mengakuisisi sebanyak 1,19 miliar (63,92%) saham Bank Mayora. Untuk itu, BNI akan menggelar RUPS untuk meminta persetujuan pemegang saham pada 15 Maret 2022.

BNI bakal mengambil alih sebanyak 1,02 miliar saham baru yang diterbitkan oleh Bank Mayora. Kemudian, BNI akan membeli sebanyak 169,07 juta saham Bank Mayora yang dimiliki International Finance Corporation (IFC), anggota Bank Dunia.

Pengambilalihan Bank Mayora oleh BNI akan dibiayai oleh pendanaan internal BNI, yakni dari dana yang tersimpan sebagai laba ditahan atau kekayaan BNI.

BBNI menargetkan pengambilalihan Bank Mayora efektif pada Mei 2022. Struktur kepemilikan saham Bank Mayora bakal terdiri atas BBNI (63,92%) dan PT Mayora Inti Utama (36,08%). Saat ini, Mayora Inti Utama menguasai 80% saham Bank Mayora. Sisanya 20% saham dimiliki IFC.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia