Jumat, 15 Mei 2026

Target Laba Bersih Fantastis BRI Bikin Heboh Medsos

Penulis : Harso Kurniawan
18 Mei 2022 | 19:14 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BRI Sunarso. (ist)
Direktur Utama BRI Sunarso. (ist)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ramai dibicarakan warganet terkait pecel dan target laba bersih fantastis tahun ini, Rp 45 triliun. Hal ini menjadi trending topic di media sosial (medsos) Twitter Indonesia dengan tagar #PecelDanLaba45T.

"Sumpah terharu banget aku liat kinerja BRI yang telah berhasil menaikkan laba sepesat ini #PecelDanLaba45T," tulis akun @IdaAyuPratama, Selasa (17/5/2022).

Begitu juga, kata akun @Segitiga_t. "Strategi BRI sebagai 'pedagang pecel' penopang kebutuhan transaksi keuangan untuk rakyat sangat jitu #PecelDanLaba45T," kata dia.

Kata pecel yang menjadi perbincangan netizen rupanya berasal dari pernyataan Direktur Utama BRI Sunarso saat halalbihalal dengan pemimpin redaksi media. Kala itu, Sunarso menyampaikan laba bersih BRI yang melesat 78,13% di kuartal I-2022 menjadi Rp 12,22 triliun. Pencapaian itu merupakan bukti komitmen BRI yang dapat menjaga kinerja yang berkelanjutan dengan fokus pada penyelamatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional.

BRI, lanjut dia, kembali ke khitah, yaitu fokus pada sektor usaha kecil, menengah (UKM), bahkan lebih kecil dan dalam lagi, yakni mikro dan ultramikro. “Kita akan tetap jualan pecel. Ditargetkan laba BRI tahun ini Rp 40 triliun, ya kalau meleset pun Rp 45 triliun," ungkap dia.

Pecel yang dimaksud adalah sektor mikro dan ultramikro. Dengan berjualan pecel, dia meyakini performa BRI terus melesat hingga akhir tahun. Keyakinan itu tercermin pada kinerja keuangan BRI yang terbukti tahan menghadapi krisis pandemi.

Kejeniusan Sunarso, sang direktur utama dalam mentransformasi BRI itu pun viral di platform tiktok.
Sebuah video menampilkan Sunarso yang tegas mengatakan, "Saya akan bawa BRI kembali ke khitah, kembali mengurusi UMKM, bahkan kalau perlu lebih kecil lagi, lebih dalam lagi dari sekedar mikro, ke ultra mikro," kata dia.

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, BRI terus menorehkan prestasi tingkat dunia.
BRI dinobatkan menjadi perusahaan publik terbesar di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 World’s Largest Public Companies in Indonesia. Adapun secara internasional, BRI menempati ranking ke-349 dunia atau naik peringkat dari urutan ke-362 tahun lalu

Bank yang dipimpin Sunarso masuk ke dalam daftar World Best Banks 2022 versi Forbes. Mengutip laman resmi Forbes, terdapat enam perusahaan publik di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut, dan BRI menempati peringkat tertinggi. Ini menjadikan BRI menempati posisi tertinggi tujuh tahun berturut-turut.

Daftar Global 2000: The World’s Largest Public Companies bersumber dari sistem FactSet Research yang melakukan seleksi terhadap 2000 perusahaan publik terbesar di dunia dalam empat aspek, yakni penjualan, laba bersih, aset, dan nilai pasar. Dalam kondisi pasar sangat menantang karena pandemi Covid-19, BRI masih mampu mencatatkan kinerja yang baik, dengan fokus berjualan "pecel".

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia