Dear Investor Saham BNI (BBNI), Berikut Pesan dari Direksi...
JAKARTA, investor.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI dalam jangka panjang diarahkan menjadi bank dengan profitabilitas tertinggi di industri. Hal ini seiring perbaikan kinerja perseroan yang terus berlanjut hingga semester I-2022.
Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini mengatakan, harga saham bank bersandi BBNI ini ditutup pada harga Rp 7.850 per 30 Juni 2022 atau meningkat 69,5% dibanding posisi sama tahun sebelumnya. Dengan kapitalisasi pasar Rp 146,4 triliun, BBNI tetap menjadi pilihan utama investor.
“Dalam jangka panjang, upaya transformasi ini diarahkan untuk membawa BNI menjadi bank dengan profitabilitas yang tinggi di industri. BNI juga tetap layak menjadi koleksi investasi karena dari sisi valuasi, rasio Price to Book Value (PBV) BNI masih di kisaran 1,2 kali, belum mencerminkan kondisi fundamental yang sebenarnya,” ungkap Novita dalam public expose semester I-2022, Jumat (29/7/2022).
Novita memaparkan, selain karena pencapaian kinerja yang positif dan solid pada paruh pertama 2022, beberapa poin dapat menjadi catatan pendukung bagi investor BNI. Pertama, perseroan termasuk entitas bisnis keuangan yang terdepan dalam melaksanakan transformasi digital untuk mempersiapkan fondasi bisnis di masa depan.
Baca Juga:
IIF dan BNI (BBNI) Beri Pinjaman Sindikasi untuk Proyek Pelabuhan KPBU Brownfield Pertama di RIKedua, perusahaan juga melakukan transformasi korporasi secara menyeluruh menjadi bank yang berfokus pada profitabilitas. "Ketiga, BNI memiliki valuasi yang atraktif, karena belum mencerminkan kondisi fundamental sebenarnya. Dari sisi transformasi, perseroan terus memperkuat aspek penguatan permodalan, digitalisasi, serta perbaikan kualitas aset," ujar Novita.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






