Jumat, 15 Mei 2026

J Trust Bank (BCIC) Segera Penuhi Modal Inti Minimum Rp 3 Triliun

Penulis : Thresa Sandra Desfika
25 Nov 2022 | 09:50 WIB
BAGIKAN
J Trust Bank (BCIC). (Ilustrasi/Ist)
J Trust Bank (BCIC). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) atau J Trust Bank didukung oleh J Trust Co Ltd selaku pemegang saham pengendali optimis dapat melakukan penambahan setoran modal guna pemenuhan modal inti minimum Rp 3 triliun pada pertengahan Desember 2022.

Setelah penambahan setoran modal tersebut, J Trust Bank akan mengajukan persetujuan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar dana setoran modal dapat diperhitungkan sebagai bagian dari komponen modal inti utama pada laporan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum pada Desember 2022.

Sebelumnya, J Trust Co Ltd telah melakukan penambahan setoran modal sebagai bagian dari komponen modal inti dalam perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum sehingga modal inti perseroan tercatat sebesar Rp 2,21 triliun pada 31 Desember 2021.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya di tahun 2022, secara bertahap J Trust Co Ltd telah melakukan penambahan setoran modal pada bulan Juli 2022 sebesar Rp 501,86 miliar dan bulan September 2022 sebesar Rp 117, 31 miliar. Sehingga per September 2022 modal inti perseroan semakin kuat berada pada posisi Rp 2,76 triliun dengan rasio kewajiban penyediaan modal minimum bank menjadi 14,24%.

Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai menyampaikan, J Trust Bank berkomitmen untuk melakukan pemenuhan modal inti minimum Rp3 triliun pada Desember 2022.

“Hal ini menjadi fokus dan perhatian utama kami,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (25/11/2022).

Berdasarkan laporan keuangan perseroan triwulan III September 2022, perseroan meraih laba bersih sebesar Rp 85,06 miliar dibandingkan rugi bersih Rp 337,94 miliar pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini terutama didorong oleh pertumbuhan kredit bruto sebesar 75,79% menjadi Rp 17,61 triliun serta pertumbuhan simpanan nasabah sebesar 47,80% menjadi Rp 23,57 triliun pada posisi September 2022 dibandingkan Desember 2021.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 2 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 45 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 49 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia