Jumat, 15 Mei 2026

Ritel Mendominasi, BNI Catat Lonjakan Transaksi Digital hingga 90%

Penulis : Parluhutan Situmorang
31 Mei 2023 | 15:22 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar saat wawancara khusus dengan BTV di Jakarta, Rabu (31/5/2023). (B-Universe Photo/Mohammad defrizal)
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar saat wawancara khusus dengan BTV di Jakarta, Rabu (31/5/2023). (B-Universe Photo/Mohammad defrizal)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI mencatatkan lonjakan aktivitas transaksi perbankan melalui layanan digital sebanyak 90% hingga kini. Layanan digital melalui mobile banking dan internet banking.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, BNI telah mencatatkan perkembangan pesat pada digitalisasi perbankan, baik dari sisi volume transaksi setelah pandemi Covid-19. Perseroan mencatatkan peningkatan hingga 90% pada aktivitas transaksi nasabah ritel melalui mobile banking dan internet banking. Saat ini, transaksi digital sudah mendominasi transaksi perbankan ritel di BNI.

“Hingga Maret 2023, BNI Mobile Banking telah diinstal oleh lebih dari 14 juta pengguna,” ungkap Royke dalam wawancara khusus dengan BTV, Rabu (31/5/2023).

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan, pertumbuhan perbankan digital tidak hanya pada nasabah ritel, nasabah korporasi juga menunjukkan tren pertumbuhan pesat dalam beberapa bulan terakhir dengan peningkatan lebih dari 30%.

Guna mendorong pertumbuhan pengguna digital perbankan, menurut Royke, BNI berkomitmen untuk mengembangkan produk dan layanan berkelanjutan dengan mengutamakan kebutuhan nasabah. BNI terus mengajak nasabah melalui berbagai kanal digital dan layanan pelanggan.

Tak hanya itu, BNI akan meningkatkan fitur-fitur aplikasi perbankan, menyediakan cakupan solusi ekosistem bisnis dengan melibatkan value chain nasabah, seperti supplier, distributor, dan merchant potensial dari bisnis terkait. BNI  akan terus menghadirkan program-program menarik bagi nasabah.

Hingga kini, layanan digital banking corporate telah mencapai sebanyak 102.000 user dengan pertumbuhan 32,9% (yoy). Volume transaksi juga melesat 27,3% (yoy) atau setara Rp 1.583 triliun dengan jumlah transaksi yang naik 25,3% (yoy) menjadi 203 juta transaksi.

“Ini menunjukkan keberhasilan BNI dalam memanfaatkan potensi digitalisasi perbankan untuk memberikan layanan yang optimal kepada nasabah,” ujarnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 37 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 41 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia