Strategi Bank Aladin (BANK) Tumbuh Berkelanjutan
JAKARTA, investor.id - PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) telah berhasil mengakuisisi lebih dari 2,8 juta nasabah yang telah teregistrasi. Hal ini mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BANK menjadi Rp 1,3 triliun pada kuartal II-2023, naik 64,6% dibandingkan dengan posisi Desember 2022 sebesar Rp 795 miliar.
“Bank Aladin Syariah ingin tumbuh dengan sustainable (berkelanjutan) sehingga optimalisasi digital harus berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dan dalam membangun kolaborasi yang efektif dengan mitra-mitra strategis kami,” ujar Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Dyota Marsudi dalam keterangan resmi, Jumat (28/7/2023).
Bank Aladin Syariah mampu menyalurkan pembiayaan outstanding lebih dari Rp 2,1 triliun pada 2Q23, tumbuh 50,4% dari posisi Desember 2022 sebesar Rp 1,4 triliun.
“Kami terus melakukan berbagai langkah yang inovatif melalui terobosan-terobosan dalam menyediakan produk dan layanan digital yang relevan dan beretika dengan mengedepankan prinsip-prinsip syariah. Komitmen kami terhadap prinsip syariah menjadi pijakan utama Bank Aladin Syariah serta mendorong inklusi keuangan masyarakat Indonesia khususnya keuangan syariah di Indonesia,” lanjut Dyota.
Adapun kenaikan penyaluran pembiayaan outstanding berasal dari produk pembiayaan invoice financing, pembiayaan modal kerja dan pembiayaan investasi untuk nasabah UMKM & korporasi, serta pembiayaan multiguna untuk nasabah ritel.
Pembiayaan tersebut berasal dari kolaborasi ekosistem BANK dengan Alfamart sehingga kualitas pembiayaan BANK terjaga sangat baik dengan rasio NPF di level 0,00%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


