Jumat, 15 Mei 2026

25% Porsi ESG, CIMB Niaga (BNGA) Terapkan Bisnis Berkelanjutan Lebih Baik

Penulis : Nida Sahara
13 Sep 2023 | 18:23 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kiri) bersama Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan (kiri), Presiden Komisaris CIMB Niaga Didi Syafruddin Yahya (kedua kanan), dan Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei (kanan) menyiram tanaman sebagai tanda telah berlangsungnya The Cooler Earth Sustainability Summit 2023 bertema "Sustainability in Action: Opportunities for a Better Tomorrow in Indonesia" di Jakarta, Rabu (13/9/2023). (ist)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kiri) bersama Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan (kiri), Presiden Komisaris CIMB Niaga Didi Syafruddin Yahya (kedua kanan), dan Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei (kanan) menyiram tanaman sebagai tanda telah berlangsungnya The Cooler Earth Sustainability Summit 2023 bertema "Sustainability in Action: Opportunities for a Better Tomorrow in Indonesia" di Jakarta, Rabu (13/9/2023). (ist)

JAKARTA, investor.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) kembali menyelenggarakan The Cooler Earth Sustainability Summit. Acara yang digelar secara hybrid ini merupakan bagian dari rangkaian The Cooler Earth Sustainability Summit yang diinisiasi oleh CIMB Group dan digelar serentak di Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, dan Kamboja mulai 11-21 September 2023.

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, mengusung tema Sustainability in Action: Opportunities for a Better Tomorrow in Indonesia, kegiatan ini dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim, mengupayakan pembangunan berkelanjutan, serta menurunkan emisi Gas Rumah Kaca hingga mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060, sebagaimana tertuang dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) Indonesia.

"CIMB Niaga Group juga berkomitmen mendukung isu ini dan sebagai salah satu emerging banking yang komit mencapai net zero organization, diterjemahkan dengan inisiatif membangun ekosistem berkelanjutan," jelas Lani pada acara The Cooler Earth Sustainability Summit, di Jakarta, Rabu (13/9/2023).

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut mempertemukan para pakar dan pemangku kepentingan dari berbagai industri untuk memaparkan sekaligus berdiskusi mengenai peluang bisnis dalam era transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Sejak 2019, The Cooler Earth Sustainability Summit hadir sebagai misi CIMB Niaga untuk memobilisasi komitmen dan tindakan kolektif untuk membentuk masyarakat yang bertanggung jawab dan planet yang lebih layak huni.

"Melalui tema yang dibawakan tahun ini, CIMB Niaga akan lebih berfokus pada langkah-langkah yang perlu diambil untuk memanfaatkan isu-isu berkelanjutan dalam menjalankan bisnis, mengatasi tantangannya, sekaligus menangkap peluang baru yang hadir melalui keberlanjutan,” kata Lani.

Ke depan BNGA mengaku akan terus mendorong penerapan model bisnis berkelanjutan dan green investment oleh pelaku usaha di Indonesia, karena implementasi sustainability tidak dapat hanya dilakukan oleh bank.

"Namun harus melibatkan semua pihak untuk berkolaborasi, sehinga semakin banyak yang menerapkan bisnis berkelanjutan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujar Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei.

Sebagai upaya nyata untuk mendukung keberlanjutan, per Juni 2023, CIMB Niaga telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan, termasuk pembiayaan UMKM, sebesar Rp 51,50 triliun atau setara dengan 25% dari total pembiayaan bank. Total porsi pembiayaan hijau sebesar Rp 32,51 triliun atau setara dengan hampir 16% dari total pembiayaan bank.

Selain konferensi, rangkaian acara The Cooler Earth Sustainability Summit di Indonesia juga dilakukan dengan kegiatan workshop bertema “Waste Innovation to Upcycled Merchandise” bersama Liberty Society, pada 16 September 2023. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah positif keberlanjutan, di mana limbah kertas bank didaur ulang kembali, sehingga memiliki nilai ekonomis yang dapat digunakan menjadi merchandise atau hadiah bagi nasabah maupun karyawan.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 16 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia