Kisah Sempol Ayam, QRIS, dan Judi Online
JAKARTA, investor.id - Harus diakui, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) benar-benar inklusif. Para pemain judi online pun mengakui dimudahkan dengan layanan ini.
Ijul (26), begitu sapaan akrabnya, adalah seorang pekerja lepas di industri kreatif. Di samping kesibukannya menggarap pekerjaan utamanya itu, ia juga berdagang kecil-kecilan bersama sang istri di bilangan Pondok Gede, Bekasi.
Kepada Investor Daily, Ijul mengungkapkan bahwa dari sederet kesibukannya itu, ia masih punya cukup waktu luang untuk bersantai. Di sela-sela waktu bersantai itu pula permainan judi online menjadi sering terpampang di layar kaca ponsel pintarnya, dihadapannya, sejak empat tahun yang lalu.
“Iya, gue udah main sekitar akhir tahun 2019. Terakhir main bulan lalu kalo nggak salah. Kenapa ya? Ya karena bosen aja kali,” ungkap Ijul ditemui Kamis (28/9/2023) malam.
Dalam kesempatan itu, Ijul juga dengan senang hati mempraktekkan cara bermain judi online. Meski mengaku sudah meninggalkan permainan itu beberapa waktu lalu, ia masih tampak lihai mengoperasikan dan menunjukkan sejumlah web permainan judi online favoritnya.
Ada lima sampai enam web yang dia tunjukkan. Satu web kemudian dipilih. Nama akun dan kata sandi untuk masing-masing web tersimpan baik di catatan ponsel pintar, sedikit melirik untuk sekedar mengingat, Ijul pun dengan mudah masuk ke web permainan judi online tersebut.
Tapi untuk bisa bermain, layaknya perjudian untuk para profesional, tentu para pemain harus lebih dulu melakukan transaksi. Dana deposit diperlukan. “Mau depo (deposit) pakai apa? Pulsa, transfer bank, atau paylater juga bisa? Ya kan barangkali lagi gak ada duit, paylater bisa loh jadi pilihan. Udah canggih sekarang,” demikian kelakar Ijul.
Dia bilang, khusus pemanfaatan layanan bayar nanti (paylater) akan langsung terhubung langsung ke akun di platform paylater yang dimiliki pengguna. Caranya relatif cukup mudah. Setelah memilih opsi transaksi, maka tampilan akan menyajikan kode QRIS, seperti yang umumnya ditemui di merchant-merchant offline.
“Jadi diopsi top-up itu sudah pasti ada pilihan transaksi QRIS. Tinggal pilih aja mau top-up langsung atau misal gak punya duit bisa paylater, ada G**** Lat**, S***lat**. Bahkan top-up via I***ma** dan A***ma** juga bisa, tinggal tunjukin QRIS-nya aja ke kasirnya, kita bayar cash,” terang Ijul.
Menariknya, kode QRIS yang terpampang itu tentu tidak menamakan diri sebagai merchant judi online. Menurut pengalaman Ijul, nama-nama merchant tujuan deposit dana permainan judi online tersebut cukup beragam, mulai dari nama merchant makanan atau minuman, pedagang pakaian, maupun yang lainnya. Merchant bernama ‘Sempol Ayam’ salah satunya. (lihat foto)
“Nama QRIS yang dipakai biasanya nama-nama store atau dagangan. Ada pedagang sosis, sempol ayam, warkop, pedagang baju, pedagang nasi uduk, banyak lah pokoknya. Jadi memang bukan nama-nama platform judi online yang kita mainin, bukan,” imbuh Ijul.
Selain dapat digunakan sebagai opsi transaksi paylater, QRIS juga dapat digunakan sebagai opsi transaksi deposit melalui rekening bank maupun dompet digital. Sejumlah bank besar di negeri ini turut hadir disana, begitu juga pemain-pemain besar dompet digital yang dengan mudah dapat dikenali. Bagi Ijul, layanan transaksi semacam ini juga yang membuat bermain judi online semakin mudah dan nyaman.
“Sumpah ini gampang banget mainnya. Apalagi pilihan permainannya banyak, gampang dimainin, nah begitu aja gue udah seneng. Terus kadang, modal sedikit nih tapi dapat jackpot, tambah senang dong. Disitu tuh candunya,” urai Ijul.
Baca Juga:
Judi Online Dongkrak Kredit Macet PinjolDia mengaku, meskipun bermain sudah cukup lama, tapi dana yang digelontorkan untuk berjudi cenderung kecil. Sekali transaksi sekitar Rp 25-50 ribu. Jauh dibandingkan beberapa sejawatnya yang bisa mencatat sekali transaksi ratusan ribu dan bahkan jutaan rupiah.
Hasilnya, kata Ijul, tidak ada dari mereka yang telah beranjak menjadi kaya sampai saat ini. Sebaliknya, bahkan satu teman menemui ironi. Diceritakan Ijul, teman yang dimaksud kini bangkrut, rumah digadai, mobil dijual, utang dimana-mana, hingga kondisi psikologis dan fisik mulai terganggu.
“Kasian ya, padahal temen kecil. Sekarang agak-agak, stres. Kayaknya itu juga yang buat gue jadi males main (judi online) lagi," tandas Ijul.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






