Minggu, 21 Juni 2026

BI: Kredit Tumbuh 12,15% pada Mei 2024

Penulis : Prisma Ardianto
20 Jun 2024 | 14:55 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi sektor perbankan. (Sumber: istimewa)
Ilustrasi sektor perbankan. (Sumber: istimewa)

JAKARTA, investor.id – Penyaluran kredit perbankan tumbuh 12,15% secara tahunan (year on year/yoy) pada Mei 2024. Pertumbuhan ini ditopang baik dari sisi penawaran maupun permintaan yang masih memadai.

“Pertumbuhan kredit tetap tinggi, kredit tumbuh sebesar 12,15% year on year pada Mei 2024. Didorong oleh pertumbuhan kredit di sebagian besar sektor ekonomi, terutama perdagangan, industri, dan jasa dunia usaha,” ungkap Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Juni 2024, pada Kamis (20/6/2024).

Perry menerangkan bahwa pertumbuhan kredit tersebut disokong minat penawaran yang masih terjaga. Ditandai dana pihak ketiga (DPK) yang tetap bertumbuh 8,63% (yoy) dan berlanjutnya strategi realokasi alat likuid ke kredit oleh perbankan, serta didukung oleh likuiditas seiring dengan penerapan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) yang diterapkan oleh Bank Indonesia.

ADVERTISEMENT

Sementara dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit dipengaruhi kinerja korporasi dan rumah tangga yang baik. Kemudian, pertumbuhan penjualan dan belanja modal korporasi tetap positif sehingga mendorong kebutuhan pembiayaan modal kerja dan investasi.

“Sementara itu, konsumsi rumah tangga tetap kuat terutama dari kelas menengah dan atas, seiring dengan ekspektasi penghasilan yang meningkat,” ucap Perry.

Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit ditopang oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi, yang masing-masing tumbuh sebesar 14,8% (yoy), 11,59% (yoy), dan 10,47% (yoy) pada Mei 2024. Sedangkan Pembiayaan syariah tumbuh tinggi sebesar 14,07% (yoy), sedangkan kredit UMKM tumbuh sebesar 6,74% (yoy).

 “Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan kredit pada tahun 2024 diperkirakan akan berada pada batas atas kisaran 10-12%,” pungkas Perry.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia