Premi Asuransi Properti Loncat di Awal Tahun 2024
JAKARTA, investor.id – Lini bisnis asuransi properti meningkat signifikan di awal tahun 2024. Kinerja positif itu menopang perolehan premi dari industri asuransi umum yang dapat bertumbuh dalam kisaran tinggi.
Berdasarkan laporan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), asuransi properti mencatat pertumbuhan premi sebesar 51,0% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp 9,59 triliun pada kuartal I-2024. Asuransi properti mengambil pangsa pasar 29,3% dari total 15 lini bisnis di asuransi umum.
“Premi asuransi umum tumbuh 26,1%, itu didorong oleh pertumbuhan (asuransi) properti sebesar 51%,” ungkap Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik Trinita Situmeang dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/6/2024).
Asuransi properti juga menunjukkan tingkat profitabilitas yang lebih baik. Hal ini tercermin dari tren klaim dibayar yang menurun 10,2% (yoy) menjadi Rp 1,66 triliun pada kuartal I-2024. Berikut rasio klaim yang ikut menurun dari posisi 29% menjadi 17%.
Peningkatan produksi premi asuransi properti sejalan dengan kinerja kredit pemilikan rumah (KPR) yang tumbuh dalam kisaran tinggi yakni 12,4% (yoy) pada kuartal I-2024. Selain itu, baik sisi permintaan, pasokan, dan harga properti komersial masih mencatatkan pertumbuhan di awal tahun ini.
Baca Juga:
Perbankan Genjot Penyaluran KPRKemudian, penjualan perumahan residensial naik tajam 31,16% (yoy). Diikuti dengan pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) yang nak dari posisi 1,74% pada kuartal IV-2023 menjadi 1,89% pada kuartal I-2024.
Di samping asuransi properti, sejumlah lini bisnis dengan kontribusi besar di industri asuransi umum lainnya juga mencatatkan pertumbuhan positif. Di antaranya yaitu asuransi kendaraan bermotor naik 13,8%, asuransi kredit naik 19,3%, dan asuransi kesehatan yang naik 26,3%.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






