Minggu, 21 Juni 2026

Ini Jurus Bank Mega Syariah Dorong Literasi Keuangan untuk Cegah Judol

Penulis : Nida Sahara
12 Jul 2024 | 20:09 WIB
BAGIKAN
Pelayanan Bank Mega Syariah kepada nasabah. (ist)
Pelayanan Bank Mega Syariah kepada nasabah. (ist)

JAKARTA, investor.id - Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2022 menyatakan indeks literasi dan inklusi keuangan pelajar masih rendah yaitu masing-masing 47,56% dan 77,80%. Indeks tersebut berada di bawah indeks literasi dan inklusi keuangan nasional, yaitu sebesar 49,68% dan 85,10%.

Survei ini menunjukkan masih cukup besar kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan yang mengindikasikan bahwa banyak masyarakat, termasuk pelajar, belum sepenuhnya memahami berbagai produk dan layanan keuangan yang mereka gunakan. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, regulator hingga para pelaku usaha jasa keuangan.

Bank Mega Syariah turut mendukung dan berkontribusi perluasan akses keuangan untuk pelajar yang diiringi dengan upaya literasi keuangan. Upaya yang dilakukan termasuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang pengelolaan keuangan yang bijak. Selain itu, pelajar diperkenalkan dengan berbagai produk dan layanan perbankan syariah yang dapat mendukung aktivitas mereka sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Corporate Secretary Division Head Bank Mega Syariah Hanie Dewita dalam keterangannya menyatakan, edukasi keuangan perlu ditanamkan sejak dini. Melalui kegiatan literasi di berbagai sekolah mulai dari jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP dan SMA, Bank Mega Syariah fokus untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan keuangan yang diperlukan untuk masa depan yang lebih baik.

“Kami mendorong para pelajar dapat menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Selain itu, pengelolaan keuangan dan pemahaman produk jasa keuangan yang baik penting agar para generasi muda tidak terjebak pinjaman maupun judi online,” imbuh Hanie, Jumat (12/7/2024).

Sepanjang tahun 2023, Bank Mega Syariah telah memberikan literasi keuangan kepada lebih dari 1.300 pelajar dari 15 sekolah dasar dan menengah yang ada di berbagai kota di Indonesia. Tahun ini, Bank Mega Syariah semakin masif melakukan literasi kepada pelajar. Hingga Juni 2024, Bank Mega Syariah sudah menjangkau 16 sekolah dan lebih dari 1.500 pelajar.

“Bank Mega Syariah berkomitmen melakukan perluasan akses keuangan untuk pelajar yang diiringi dengan literasi keuangan. Hal ini sebagai bentuk dukungan kami kepada upaya pemerintah untuk mencapai tingkat inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024,” jelas Hanie.

Selaras dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), Bank Mega Syariah juga membantu para kelompok pelajar untuk membuka rekening tabungan simpanan pelajar (SimPel). Program Kejar merupakan salah satu bentuk aksi gerakan pelajar menabung dalam rangka implementasi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung.

Bank Mega Syariah fokus memperluas jangkauan wilayah ke berbagai Kota di Indonesia. Ditargetkan number of account (NoA) dan volume tabungan pada tahun 2024 dapat tumbuh masing-masing lebih dari 30% dan 10% dibandingkan tahun 2023.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia