Minggu, 21 Juni 2026

Kuartal III, Rasio CASA Bank Mega Syariah 35%

Penulis : Nida Sahara
16 Okt 2024 | 19:44 WIB
BAGIKAN
Pelayanan Bank Mega Syariah kepada nasabah. (ist)
Pelayanan Bank Mega Syariah kepada nasabah. (ist)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Mega Syariah terus memperkuat komposisi dana murah (current account saving account/CASA), di mana per September 2024, rasionya sebesar 35% terhadap total dana pihak ketiga (DPK). Rasio tersebut juga sudah lebih tinggi dari posisi Desember 2023 yang sebesar 29,8%.

Perseroan juga mencatatkan peningkatan jumlah nasabah lebih dari 4,7% secara year to date (ytd). Di sisi intermediasi, Bank Mega Syariah pun berhasil mencatatkan kinerja yang positif. Pada kuartal III-2024, total pembiayaan tumbuh 3,8% (ytd) menjadi Rp 7,2 triliun. Sedangkan total aset mengalami pertumbuhan lebih dari 16% (ytd) menjadi Rp 16,9 triliun.

Salah satu strategi perseroan mendorong rasio CASA adalah dengan menyelenggarakan program Berkah Berlimpah Mega Syariah (BBM).

Baca juga: Ambisi BSI Menuju Tiga Besar Bank Syariah Global

ADVERTISEMENT

Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji dalam keterangannya berharap program ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan loyalitas nasabah untuk selalu menggunakan produk serta layanan Bank Mega Syariah. 

“Program BBM ini merupakan bentuk penghargaan kepada nasabah setia Bank Mega Syariah yang memiliki rekening produk tabungan atau giro dengan akad Mudharabah, dan telah mengumpulkan poin melalui transaksi perbankan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku selama periode Juli hingga September 2024,” ungkap Oney, sapaan akrab Rasmoro, Rabu (16/10/2024).

Baca juga: Bank Mayapada (MAYA) Dorong Penghimpunan Dana Murah

Lebih lanjut, Oney menjelaskan program BBM merupakan salah satu strategi Bank Mega Syariah dalam memperkuat basis ritel. Diharapkan, program BBM ini dapat meningkatkan ketertarikan nasabah untuk terus menggunakan produk dan layanannya lainnya dari Bank Mega Syariah.

“Target utama dari program pengundian acak ini adalah untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga berbasis dana murah serta meningkatkan program cross selling dari nasabah-nasabah tersebut,” jelas Oney. 

Tahap Tiga

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia