Jumat, 15 Mei 2026

Melambat, Kredit Perbankan Tumbuh 10,27% pada Januari 2025

Penulis : Prisma Ardianto
19 Feb 2025 | 14:42 WIB
BAGIKAN
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa kredit perbankan tumbuh 10,27% year on year (yoy) pada Januari 2025. Angka tersebut bergerak melambat dibandingkan dengan kinerja bulan sebelumnya atau pada Desember 2024 yang sebesar 10,93% (yoy).

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan kredit perbankan tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan kredit perbankan didorong dari sisi penawaran maupun permintaan.

“Pada Januari 2025, pertumbuhan kredit mencapai 10,27% year on year, didorong oleh sisi penawaran dan permintaan,” jelas Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan Bulan Februari 2025 di Gedung Thamrin, Jakarta, pada Rabu (19/2/2025).

ADVERTISEMENT

Dari sisi penawaran, pertumbuhan kredit ditopang oleh realokasi alat likuid ke kredit oleh perbankan yang masih berlanjut. Lalu dukungan pendanaan dari pertumbuhan DPK yang masih terjaga. Serta likuiditas yang tetap baik, sejalan dengan implementasi penguatan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) yang terus ditingkatkan.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit didukung oleh kinerja penjualan korporasi yang masih tumbuh positif di tengah konsumsi rumah tangga yang terbatas.

Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi, masing-masing sebesar 8,40% (yoy), 13,22% (yoy), dan 10,37% (yoy). Adapun pembiayaan syariah tumbuh sebesar 9,71% (yoy), sementara kredit UMKM tumbuh 2,88% (yoy).

“Ke depan Bank Indonesia akan turut mendorong pertumbuhan kredit melalui berbagai kebijakan makroprudensial yang akomodatif, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi,” pungkas Perry.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 30 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia