Minggu, 5 April 2026

NIM Perbankan Bangkit, Usai Cicip Level Terendah

Penulis : Prisma Ardianto
11 Mei 2025 | 22:33 WIB
BAGIKAN
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS di Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa)
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS di Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa)

JAKARTA, investor.id – Salah satu indikator profitabilitas perbankan, margin bunga bersih alias net interest margin (NIM) mulai bangkit pada Maret 2025. NIM terkerek setelah mencicip level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NIM perbankan pada Maret 2025 berada di level 4,53%. Angka ini menjadi yang tertinggi selama enam bulan terakhir. Sebelumnya pada Februari 2025, NIM perbankan merosot ke level 4,47%. Ini adalah posisi NIM terendah selama 60 bulan atau lima tahun terakhir, dalam rentang April 2020-Maret 2025.

Kendati demikian, posisis NIM terendah masih dicatatkan tepat sebulan sebelumnya yakni pada Maret 2020 sebesar 4,31%. Periode itu bertepatan dengan pengumuman pemerintah terkait kasus pertama Covid-19 di Indonesia, yang selanjutnya merebak sebagai pandemi.

ADVERTISEMENT

Selain NIM, OJK juga mencatat return on asset (ROA) perbankan di level 2,58% pada Maret 2025. Meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,41%.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae pada Jumat (9/5/2025), mengungkapkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2025 tumbuh 9,16% year on year (yoy) menjadi Rp 7.908,42 triliun. Kualitas kredit terjaga dengan non-performing loan (NPL) gross sebesar 2,17% dan loan at risk (LaR) di posisi 9,86%.

Di tengah perkembangan dinamika perekonomian global yang sangat cepat, pertumbuhan kredit masih dalam rentang target yang ditetapkan yaitu pada kisaran 9-11%. Meski demikian, OJK membuka ruang terjadinya revisi target pertumbuhan kredit, mengingat perkembangan terkini.

“Berdasarkan pembahasan rencana bisnis dengan industri perbankan, secara umum tidak terdapat penyesuaian yang signifikan pada target pertumbuhan kredit di 2025. OJK akan terus berkoordinasi dengan industri perbankan, apabila terdapat faktor-faktor yang mengakibatkan perlunya dilakukan penyesuaian,” ujar Dian.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia