Minggu, 21 Juni 2026

BSI Dorong Generasi Muda Investasi di Reksa Dana

Penulis : Heru Febrianto
27 Apr 2026 | 20:59 WIB
BAGIKAN
Petugas layanan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sedang menjelaskan produk PINTAR Reksadana (Program Investasi Terencana dan Berkala). (Foto Ist)
Petugas layanan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sedang menjelaskan produk PINTAR Reksadana (Program Investasi Terencana dan Berkala). (Foto Ist)

JAKARTA, investor.id – Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal kian diperkuat. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan pelaku industri pasar modal meluncurkan Program PINTAR Reksa Dana – SiMuda Investasiku, sebuah inisiatif investasi terencana dan berkala yang menyasar generasi muda.

Program ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mendorong kebiasaan investasi sejak dini melalui setoran rutin dengan nominal terjangkau. Inisiatif ini dirancang untuk membangun budaya investasi yang disiplin, bertahap, dan berorientasi jangka panjang di kalangan masyarakat, khususnya usia 18–30 tahun.

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) turut ambil bagian sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) bersama sejumlah perbankan lainnya. Perseroan berperan dalam memperluas akses investasi melalui edukasi, pemasaran, serta penyediaan layanan transaksi reksa dana yang mudah dijangkau masyarakat.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung agenda inklusi keuangan nasional.

“Kami siap mendukung program pemerintah dalam memperkenalkan investasi yang terjangkau kepada generasi muda. Dengan nominal yang ringan, masyarakat dapat mulai berinvestasi lebih dini dan membangun kebiasaan finansial yang sehat,” kata Anggoro dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan, kehadiran program PINTAR- Reksa Dana SiMuda Investasiku diharapkan mampu memperluas basis investor muda sekaligus menghadirkan alternatif investasi syariah yang inklusif. “Inisiatif ini juga menjadi bagian dari kontribusi BSI dalam mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah nasional,” jelasnya.

Melalui program ini, BSI menawarkan produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah yang relatif rendah risiko, likuid, dan sesuai bagi investor pemula. Dengan minimum investasi mulai dari Rp10.000 serta tanpa biaya pembelian dan pencairan, masyarakat terutama generasi muda didorong untuk mulai berinvestasi secara konsisten dan terencana.

Kemudahan akses juga menjadi fokus utama. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara sederhana melalui booth yang tersedia maupun kanal digital, didukung oleh tenaga pemasaran berizin (WAPERD). Skema ini memungkinkan masyarakat, baik yang telah maupun belum memiliki rekening investasi, untuk berpartisipasi dengan lebih praktis.

BSI menyediakan beragam pilihan produk reksa dana syariah dari sejumlah manajer investasi terkemuka, antara lain Mandiri Manajemen Investasi, Bahana TCW Investment Management, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Sucorinvest Asset Management, Trimegah Asset Management, serta Batavia Prosperindo Aset Manajemen.

Untuk meningkatkan partisipasi, BSI juga menghadirkan program bundling pada peluncuran PINTAR Reksa Dana SiMuda, yang dikombinasikan dengan produk Tabungan E-Mas. Melalui skema ini, nasabah berkesempatan memperoleh reward saldo Tabungan E-Mas untuk pembelian produk reksa dana Rp500 ribu dan Tabungan E-mas Rp500 ribu sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku.

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 13 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia