Jumat, 15 Mei 2026

Update Perang di Ukraina: Peringatan Rusia untuk Menyerah, Hingga KerusakanPabrik Baja Terbesar Eropa

Penulis : Grace El Dora
21 Mar 2022 | 10:01 WIB
BAGIKAN
Seorang penduduk setempat membawa barang dari apartemennya di Kyiv pada 20 Maret 2022. Perumahan lima lantai tersebut ditembaki sehari sebelumnya oleh pasukan Rusia yang mencoba mengepung ibu kota Ukraina, sebagai bagian dari serangan gerakan lambat. (FOTO: Sergei SUPINSKY / AFP)
Seorang penduduk setempat membawa barang dari apartemennya di Kyiv pada 20 Maret 2022. Perumahan lima lantai tersebut ditembaki sehari sebelumnya oleh pasukan Rusia yang mencoba mengepung ibu kota Ukraina, sebagai bagian dari serangan gerakan lambat. (FOTO: Sergei SUPINSKY / AFP)

KYIV, investor.id – Pemerintah Rusia memberi waktu bagi penduduk Mariupol yang terkepung sampai pukul 05:00 (0300 GMT) pada Senin (21/3) untuk menyerah. Pihaknya memperingatkan, lebih dari sekadar ‘pengadilan militer’ telah menunggu mereka yang menolak.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk menolak ultimatum tersebut, dengan mengatakan kepada media lokal bahwa tidak ada pembicaraan tentang penyerahan senjata. Berikut adalah perkembangan terbaru dalam perang di Ukraina.

Tempat Sipil Dibom

Pihak berwenang Ukraina menuduh Rusia mengebom sebuah sekolah seni Mariupol yang menjadi tempat perlindungan sekitar 400 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

ADVERTISEMENT

Pemindahan Paksa

Pejabat Mariupol mengklaim pasukan Rusia telah secara paksa mengangkut sekitar seribu penduduk ke Rusia dan melucuti paspor Ukraina mereka, menjadi kemungkinan kejahatan perang.

Serangan Rumah Sakit Chernigiv

Walikota Chernigiv di utara yang dikepung mengatakan bahwa puluhan warga sipil telah tewas oleh penembakan artileri sembarangan dan sebuah rumah sakit telah terkena serangan. “Kota ini menderita bencana kemanusiaan mutlak,” ujarnya, Senin.

Pusat Perbelanjaan Kyiv Dibom

Sedikitnya satu orang tewas ketika pasukan Rusia menyerang sebuah pusat perbelanjaan di ibukota Ukraina, Kyiv, kata walikota.

Waktunya bertemu’, Kata Zelensky

Zelensky menyerukan pembicaraan mendesak dengan Rusia. Menurutnya Yerusalem, Israel, mungkin menjadi tempat kesepakatan. “Tempat yang tepat untuk menemukan perdamaian. Jika ini mungkin,” katanya.

Turki: Rusia, Ukraina Mendekati Kesepakatan

Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, pemerintah Rusia dan Ukraina telah membuat kemajuan dalam negosiasi dan mendekati kesepakatan. Pihaknya menyatakan siap menjadi tuan rumah pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Senjata Hipersonik

Otoritas Rusia mengatakan telah kembali menembakkan rudal hipersonik di Ukraina, menghancurkan tempat penyimpanan bahan bakar di selatan negara itu.

Tiongkok: Tidak Mempersenjatai Rusia

Duta Besar Tiongkok untuk AS mengatakan, negaranya tidak mengirim senjata ke Rusia untuk digunakan di Ukraina. Tetapi ia tidak secara definitif mengesampingkan kemungkinan pemerintah Tiongkok akan melakukannya di masa depan.

Paus Kecam ‘Pembantaian Tidak Masuk Akal’

Paus Fransiskus mengecam serangan di Ukraina. “Pembantaian tak masuk akal, di mana setiap hari pembantaian dan kekejaman berulang. Tidak ada pembenaran untuk ini,” katanya, menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menghentikan perang.

Pabrik Baja Azovstal Rusak

Pejabat Ukraina mengatakan bahwa salah satu pabrik besi dan baja terbesar di Eropa, Azovstal, telah rusak parah oleh pasukan Rusia.

Australia Melarang Ekspor Alumina, Bauksit

Pemerintah Australia melarang semua ekspor alumina dan bauksit ke Rusia, sambil menjanjikan lebih banyak senjata dan bantuan kemanusiaan ke Ukraina. Sebelumnya, Rusia bergantung pada Australia untuk 20% dari kebutuhan aluminanya.

10 Juta Meninggalkan Rumah

Sepuluh juta orang, lebih dari seperempat populasi, kini telah meninggalkan rumah mereka di Ukraina karena perang Rusia yang menghancurkan, kata kepala badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Minggu (20/3). Lebih dari 3,3 juta dari mereka telah melarikan diri dari negara itu.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia