Update Perang di Ukraina: Serangan Rusia di Timur Dimulai hingga Senjata dari AS Tiba
KYIV, investor.id – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan skala besar Rusia di wilayah Donbas timur telah dimulai. Sementara itu, pengiriman pertama paket bantuan militer Amerika Serikat (AS) yang baru telah tiba di perbatasan Ukraina, kata seorang pejabat senior Pentagon.
Berikut adalah perkembangan terbaru dalam perang di Ukraina.
“Kami sekarang dapat mengonfirmasi bahwa pasukan Rusia telah memulai pertempuran untuk Donbas, yang telah mereka persiapkan sejak lama. Sebagian besar tentara Rusia sekarang didedikasikan untuk serangan ini,” katanya di aplikasi perpesanan Telegram, Selasa (19/4).
Bersamaan dengan itu, Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk di media sosial rute evakuasi dihentikan untuk sementara dan bahwa Rusia melanggar hukum humaniter internasional. “Penjajah Rusia tidak berhenti memblokir dan menembaki rute kemanusiaan,” tulisnya.
Rusia: Depot Senjata Ukraina Dihancurkan
Tentara Rusia mengatakan telah menghancurkan gudang besar senjata asing yang baru-baru ini dikirim ke Ukraina di dekat kota barat Lviv, salah satu dari 16 lokasi militer Ukraina yang diklaim telah diserang pada Senin (18/4).
Pesawat-pesawat Rusia pada pagi hari menyerang sebuah pusat logistik. “(Menyimpan) sejumlah besar persenjataan asing, yang dikirim ke Ukraina selama enam hari terakhir oleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa (dan) menghancurkan (mereka),” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov.
Rudal Membunuh Tujuh di Lviv
Lima rudal Rusia menghantam kota barat Lviv, dekat perbatasan Polandia, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai delapan orang kata pejabat setempat. Di bagian timur negara itu, serangan Rusia menewaskan sedikitnya delapan warga sipil di wilayah Donetsk dan Lugansk, kata pihak berwenang setempat.
Pengiriman Senjata AS Tiba
Pengiriman pertama paket bantuan militer Amerika Serikat (AS) yang baru telah tiba di perbatasan Ukraina, kata seorang pejabat senior Pentagon.
Paket tersebut mencakup 18 howitzer 155mm untuk pertama kalinya, serta 40.000 peluru artileri, 200 pengangkut personel lapis baja M113, 11 helikopter Mi-17, dan 100 kendaraan serba guna lapis baja.
Biden Mulai Pertemuan Sekutu
Presiden AS Joe Biden akan mengadakan pertemuan sekutu pada Selasa untuk membahas konflik Ukraina, kata Gedung Putih. Panggilan video itu juga akan mencakup upaya meminta pertanggungjawaban pemerintah Rusia, kata Gedung Putih.
Putin Beri Penghormatan Brigade Terkait Bucha
Presiden Rusia Vladimir Putin menganugerahkan gelar kehormatan pada sebuah brigade yang dituduh oleh Ukraina telah melakukan kejahatan perang dan pembunuhan massal di Bucha.
Sebuah dekrit yang ditandatangani oleh Putin memberi Brigade Senapan Motor ke-64 gelar pengawal, karena membela ‘Kepentingan Tanah Air dan negara’. Dekrit yang sama juga memuji apa yang disebutnya kepahlawanan massal dan keberanian, keuletan, dan keberanian para anggotanya.
PBB: Hampir 5 Juta Meninggalkan Ukraina
Lebih dari 4,9 juta warga Ukraina telah meninggalkan negara mereka setelah serangan Rusia, kata badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNHCR. Dikatakan, sebanyak 4.934.415 warga Ukraina sekarang telah meninggalkan negara itu. Angka ini naik lebih dari 65.000 pada hari sebelumnya.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


