Jumat, 15 Mei 2026

Studi: Tiongkok Muncul Lagi Sebagai Pusat Penambangan Bitcoin

Penulis : Grace El Dora
18 Mei 2022 | 09:12 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin

LONDON, investor.id – Penambang Bitcoin, yang menciptakan aset kripto (cryptocurrency) paling populer di dunia, aktif kembali di Tiongkok meskipun pemerintah melarang aktivitas intensif energi, menurut penemuan sebuah studi akademis.

Namun Amerika Serikat (AS) tetap menjadi negara terbesar untuk penambangan bitcoin, diikuti oleh Tiongkok di posisi kedua, menurut para peneliti dari Universitas Cambridge.

“Di Tiongkok, menyusul peningkatan mendadak dalam operasi penambangan rahasia ... negara itu telah muncul kembali sebagai pusat penambangan utama,” kata makalah penelitian itu, diterbitkan Selasa (18/5).

ADVERTISEMENT

Aktivitas masyarakat di Tiongkok telah merosot pada pertengahan 2021 setelah pemerintah meluncurkan tindakan keras terhadap proyek penambangan bitcoin.

“Namun, tren dengan cepat berbalik ketika penambang Tiongkok mulai merelokasi operasinya,” jelasnya.

Tiongkok sekarang menyumbang lebih dari 21% dari hasil pertambangan, menurut para peneliti Cambridge yang memeriksa data dari September 2021 hingga Januari 2022.

Sementara AS mewakili hampir 40% aktivitas penambangan.

Bitcoin diperoleh atau sebutannya ‘ditambang’ dengan memecahkan teka-teki menggunakan komputer canggih yang mengonsumsi listrik dalam jumlah besar. Para penambang melakukannya dengan harapan mereka akan menerima bitcoin baru untuk melakukan validasi data transaksi.

Namun, sistem tersebut membutuhkan kekuatan pemrosesan komputer yang sangat besar untuk mengelola dan mengimplementasikan transaksi, yang memicu kekhawatiran mendalam atas dampak lingkungannya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia