Jumat, 15 Mei 2026

Menteri Keuangan Baru Inggris Janji Akan Kendalikan Inflasi

Penulis : Grace El Dora
19 Jul 2022 | 12:54 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Inggris Nadhim Zahawi (belakang) berbicara kepada seorang pelanggan selama kunjungan supermarket ASDA di London pada 14 Juli 2022, untuk menandai Pembayaran Biaya Hidup pertama yang dikeluarkan. (FOTO: JUSTIN TALLIS / AFP / POOL)
Menteri Keuangan Inggris Nadhim Zahawi (belakang) berbicara kepada seorang pelanggan selama kunjungan supermarket ASDA di London pada 14 Juli 2022, untuk menandai Pembayaran Biaya Hidup pertama yang dikeluarkan. (FOTO: JUSTIN TALLIS / AFP / POOL)

LONDON, investor.id – Menteri Keuangan Inggris yang baru Nadhim Zahawi pada Selasa (19/7) akan menguraikan rencananya untuk mengendalikan inflasi dan merebut peluang Brexit, meskipun ada kekhawatiran Inggris akan terlalu jauh dalam deregulasi.

Zahawi menggantikan Rishi Sunak sebagai menteri keuangan setelah pengunduran diri Sunak di awal bulan ini. Ia akan menyampaikan visi dalam pidato pertamanya untuk peran di London's Mansion House (kediaman resmi wali kota city of London) di tengah periode politik yang bergejolak di Inggris.

Kepergian Sunak bersama tokoh-tokoh pemerintah lainnya menyebabkan pengunduran diri Perdana Menteri Boris Johnson dan sekarang pertarungan sengit dimulai untuk menjadi pemimpin berikutnya.

ADVERTISEMENT

Zahawi akan berharap dapat mengesampingkan itu semua ketika dia berbicara dengan perwakilan bisnis London. “(Berjanji untuk) mengendalikan inflasi, mendorong pemulihan sektor swasta, dan memberikan visi pasca Brexit untuk layanan keuangan,” kata Kementerian Keuangan, Selasa.

“(Menteri akan berkomitmen untuk) mencabut ratusan undang-undang Uni Eropa yang dipertahankan dan menggantinya dengan pendekatan yang koheren dan gesit terhadap regulasi keuangan yang tepat bagi kita (di Inggris),” tulis kementerian tersebut dalam pernyataan resminya.

Zahawi menganut pandangan yang sama dengan pendahulunya, Sunak, yang telah menjanjikan “Big Bang” baru di sektor keuangan setelah deregulasi 1980-an. Adapun Sunak sekarang menjadi salah satu kandidat yang mencalonkan diri untuk mengambil alih posisi perdana menteri.

Pernyataan tersebut akan memicu kekhawatiran akan pertikaian dengan bank sentral Inggris (BoE), sementara beberapa laporan media mengatakan bahwa pemerintah akan berusaha mengurangi kekuasaan regulator.

Pejabat bank sentral, termasuk Gubernur BoE Andrew Bailey, telah membela independensi lembaga tersebut setelah dikritik terlalu malu-malu dalam memerangi inflasi.

Inflasi Inggris melonjak pada Mei 2022 ke puncak 40 tahun sebesar 9,1%, tingkat yang diperkirakan mencapai angka dua kali lipat tahun ini.

Sebuah laporan parlemen pada Juni 2022 memberi peringakan terhadap pelemahan yang tidak tepat dari standar peraturan Inggris yang kuat, yang dapat mengurangi ketahanan keuangan sistem keuangan Inggris dan merusak kepercayaan internasional pada sistem itu.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 52 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia