Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Ditutup Melemah

Penulis : Indah Handayani
22 Nov 2022 | 05:31 WIB
BAGIKAN
ilustrasi bursa Eropa
Sumber: Antara
ilustrasi bursa Eropa Sumber: Antara

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis ditutup melemah pada perdagangan Senin waktu setempat (21/11/2022).

Saham-saham Inggris berbalik melemah dari keuntungan akhir pekan lalu. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bangkit 8,67 poin (0,53%) menjadi menetap di 7.376,85 poin.

Indeks FTSE 100 menguat 38,98 poin (0,53%) menjadi 7.385,52 poin pada Jumat (18/11/2022). Setelah menyusut 4,65 poin (0,06%) menjadi 7.346,54 poin pada Kamis (17/11/2022). Merosot  18,25 poin (0,25%) menjadi 7.351,19 poin pada Rabu (16/11/2022).

ADVERTISEMENT

Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.

Sedangkan saham-saham Jerman menghentikan reli selama dua hari berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt merosot 51,93 poin (0,36%) menjadi menetap di 14.379,93 poin.

Indeks DAX 40 menguat 165,48 poin (1,16%) menjadi 14.431,86 poin pada Jumat (18/11/2022). Setelah bangkit 32,35 poin (0,23%) menjadi 14.266,38 poin pada Kamis (17/11/2022). Jatuh 144,48 poin (1%) menjadi 14.234,03 poin pada Rabu (16/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 14 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 26 saham lainnya mengalami kerugian.

Adidas AG, sebuah perusahaan yang memproduksi sepatu olahraga, peralatan dan perlengkapan olahraga multinasional Jerman menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terpuruk 3,78%.

Sementara itu, saham-saham Prancis berbalik melemah dari kenaikan akhir pekan lalu. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris tergelincir 10,01 poin (0,15%) menjadi menetap di 6.634,45 poin.

Indeks CAC 40 terangkat 68,34 poin (1,04%) menjadi 6.644,46 poin pada Jumat (18/11/2022). Setelah jatuh 31,10 poin (0,47%) menjadi 6.576,12 poin pada Kamis (17/11/2022). Terpangkas  34,44 poin (0,52%) menjadi 6.607,22 poin pada Rabu (16/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 20 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 18 saham menderita kerugian dan dua saham diperdagangkan tidak berubah.

TotalEnergies SE, sebuah perusahaan energi dan perminyakan multinasional Prancis yang terintegrasi menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 3,08%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 16 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia