Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Perpanjang Kenaikan Dua Hari Beruntun

Penulis : Indah Handayani
24 Nov 2022 | 05:33 WIB
BAGIKAN
London Stock Exchange, ilustrasi bursa saham Eropa
Sumber: Antara
London Stock Exchange, ilustrasi bursa saham Eropa Sumber: Antara

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis berakhir di wilayah positif pada perdagangan Rabu waktu setempat (23/11/2022). Memperpanjang kenaikan dalam dua hari beruntun.

Saham-saham Inggris dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London menguat 12,40 poin (0,17%) menjadi menetap di 7.465,24 poin.

Indeks FTSE 100 terangkat 75,99 poin (1,03%) menjadi 7.452,84 poin pada Selasa (22/11/2022). setelah merosot 8,67 poin (0,53%) menjadi 7.376,85 poin pada Senin (21/11/2022). Meningkat 38,98 poin (0,53%) menjadi 7.385,52 poin pada Jumat (18/11/2022).

ADVERTISEMENT

Hargreaves Lansdown PLC, sebuah perusahaan jasa keuangan Inggris yang menjual dana, saham dan produk terkait kepada investor ritel di Inggris Raya melambung 4,53%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Sedangkan saham-saham Jerman dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terkerek 5,24 poin (0,04%) menjadi menetap di 14.427,59 poin.

Indeks DAX 40 menguat 42,42 poin (0,29%) menjadi 14.422,35 poin pada Selasa (22/11/2022). Setelah merosot 51,93 poin (0,36%) menjadi 14.379,93 poin pada Senin (21/11/2022). Terangkat 165,48 poin (1,16%) menjadi 14.431,86 poin pada Jumat (18/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 18 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 20 saham mengalami kerugian dan dua saham diperdagangkan tidak berubah.

Siemens Energy AG, perusahaan energi terbarukan yang menawarkan pembangkit listrik dan transmisi, konsultasi teknis, dan pengoperasian meningkat 2,68%, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Sementara itu, saham-saham Prancis dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bertambah 21,56 poin (0,32%) menjadi menetap di 6.679,09 poin.

Indeks CAC 40 terkerek 23,08 poin (0,35%) menjadi 6.657,53 poin pada Selasa (22/11/2022). Setelah tergelincir 10,01 poin (0,15%) menjadi 6.634,45 poin pada Senin (21/11/2022). Terangkat 68,34 poin (1,04%) menjadi 6.644,46 poin pada Jumat (18/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 27 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 12 saham menderita kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Air Liquide SA, sebuah perusahaan multinasional Prancis yang memasok gas industri dan layanan ke berbagai industri termasuk manufaktur medis, kimia dan elektronik meningkat 2,17%, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia