Sekjen NATO Peringatkan Barat Agar Tak Remehkan Rusia
BERLIN, investor.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg memperingatkan Barat agar tidak meremehkan Rusia, meskipun Ukraina saat ini unggul dalam melancarkan serangan balasannya.
Keuntungan yang diperoleh Ukraina, kata dia, adalah berkat perlawanan heroik rakyat Ukraina dan dukungan penuh dari sekutu NATO.
“Tetapi kita tidak boleh meremehkan Rusia. Rudal dan pesawat nirawak Rusia terus menghujani kota-kota Ukraina, warga sipil, dan infrastruktur penting, menyebabkan penderitaan manusia yang luar biasa saat musim dingin tiba,” kata Stoltenberg ketika menyampaikan pidato di Konferensi Keamanan Berlin di Jerman, dilansir dari Antara Jumat (2/12).
Dia menggarisbawahi bahwa sekutu NATO akan terus memberikan dukungan militer ke Ukraina dengan mengirimkan senjata canggih dan sistem pertahanan udara.
Stoltenberg pun menyambut baik dukungan pemerintah Jerman untuk Ukraina dengan memberikan bantuan keuangan, kemanusiaan, dan militer yang signifikan.
“Kita melihat perbedaan yang terjadi setiap hari di medan perang. Dan penting untuk lebih meningkatkan dan mempertahankan dukungan kita,” tegasnya.
Stoltenberg juga menyambut baik keputusan pemerintah Jerman untuk meningkatkan belanja pertahanannya secara substansial dengan investasi pada jet tempur baru, helikopter, kapal, dan kapal selam.
Dia mengatakan angkatan bersenjata Jerman, Bundeswehr, memainkan peran penting dalam rencana pencegahan dan pertahanan NATO.
“Kita membutuhkan Bundeswehr yang kuat dan siap dengan kemampuan canggih di semua lini. Kita membutuhkan industri pertahanan yang kuat dan tangguh yang dapat memenuhi persyaratan, berdasarkan sinyal permintaan yang jelas dan berkelanjutan,” paparnya.
“Ini penting untuk keamanan Jerman. Ini penting untuk keamanan Eropa. Dan ini penting untuk keamanan global,” tambah sekjen tersebut.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





