Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Berakhir di Wilayah Negatif
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis berakhir di wilayah negatif pada perdagangan Jumat waktu setempat (10/2/2023).
Saham-saham Inggris berbalik melemah dari keuntungan tiga hari berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terpangkas 28,70 poin (0,36%) menjadi menetap di 7.882,45 poin.
Indeks FTSE 100 terangkat 25,98 poin (0,33%) menjadi 7.911,15 poin pada Kamis (9/2/2023). Setelah bertambah 20,46 poin (0,26%) menjadi 7.885,17 poin pada Rabu (8/2/2023). Menguat 28,00 poin (0,36%) menjadi 7.864,71 poin pada Selasa (7/2/2023).
Saham Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia, membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.
Sedangkan saham-saham Jerman menghentikan keuntungan selama dua hari berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt anjlok 215,44 poin (1,39%) menjadi menetap di 15.307,98 poin.
Indeks DAX 40 bertambah 111,37 poin (0,72%) menjadi 15.523,42 poin pada Kamis (9/2/2023). Setelah menguat 91,17 poin (0,60%) menjadi 15.412,05 poin pada Rabu (8/2/2023). Merosot 25,03 poin (0,16%) menjadi 15.320,88 poin pada Selasa (7/2/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, hanya lima saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 34 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Saham Adidas AG, sebuah perusahaan industri sepatu olahraga, peralatan dan perlengkapan olahraga multinasional Jerman, menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya menukik 10,88%.
Sementara itu, saham-saham Prancis berbalik melemah dari kenaikan sehari sebelumnya. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris merosot 58,63 poin (0,82%) menjadi menetap di 7.129,73 poin.
Indeks CAC 40 bangkit 68,53 poin (0,96%) menjadi 7.188,36 poin pada Kamis (9/2/2023). Setelah tergerus 12,52 poin (0,18%) menjadi 7.119,83 poin pada Rabu (8/2/2023). Menyusut 4,75 poin (0,07%) menjadi 7.132,35 poin pada Selasa (7/2/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya enam saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara 34 saham lainnya menderita kerugian.
Saham Worldline SA, sebuah perusahaan jasa-jasa pembayaran dan transaksi multinasional Prancis, menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terpuruk 5,03%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



