Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Mencoba Pulih dari Pekan yang Sulit

Penulis : Grace El Dora
13 Feb 2023 | 09:20 WIB
BAGIKAN
Patung menghiasi fasad New York Stock Exchange pada 14 Juli 2022 di New York, AS. (FOTO: AP Photo/John Minchillo, File)
Patung menghiasi fasad New York Stock Exchange pada 14 Juli 2022 di New York, AS. (FOTO: AP Photo/John Minchillo, File)

NEW YORK, investor.id – Ketiga indeks utama Amerika Serikat (AS) mengakhiri pekan lalu dengan penurunan. S&P 500 dan Nasdaq mengakhiri minggu terburuk mereka dalam hampir dua bulan, ketika Wall Street mencoba untuk pulih dari pekan yang sulit.

Dow mengakhiri pekan lalu turun 0,17%. S&P 500 turun 1,11% dan Nasdaq yang padat teknologi turun 2,41%, menandai kerugian mingguan terbesar mereka sejak Desember 2022.

Kerugian ini terjadi setelah Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mengatakan jalan yang harus ditempuh masih panjang dalam memerangi inflasi. Powell juga mencatat suku bunga dapat naik lebih dari yang diantisipasi pasar jika angka inflasi tidak mereda, membalikkan beberapa optimisme pasar sebelumnya bahwa kenaikan suku bunga akan segera mereda.

“Namun, risikonya adalah pelonggaran dini dalam kondisi keuangan. Dan pada gilirannya (akan ada) peningkatan ekspektasi pertumbuhan, mungkin kontraproduktif dari sudut pandang melawan inflasi. Memang, pasca laporan penggajian Januari yang panas, sejumlah pembicara Fed minggu ini telah membicarakan ekspektasi suku bunga, mendorong kembali pembicaraan dovish Powell,” kata analis Barclays Emmanuel Cau dalam catatan baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

“Akibatnya, keterputusan antara perkiraan suku bunga Fed sendiri dan harga pasar telah menyempit secara nyata, yang telah merugikan ekuitas AS,” imbuhnya.

Investor mengawasi angka indeks harga konsumen (CPI) yang akan dirilis Selasa (14/2) untuk wawasan tentang laju inflasi, ditambah data penjualan ritel.

Babak terakhir musim pendapatan juga berlanjut minggu depan dengan Coca-Cola, Marriott, Cisco, Marathon, dan Paramount akan merilis laporan keuangannya.

Investor Cermati Data CPI Pekan Ini

Investor mencermati data CPI pekan ini, serta penjualan ritel, untuk mengukur inflasi terbaru.

Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan 0,4% pada CPI utama setiap bulan, serta kenaikan 6,2% dari tahun sebelumnya.

Trader akan memantau pembacaan CPI untuk pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana bank sentral AS akan melanjutkan kebijakan moneternya dalam memerangi inflasi.

Posisi Indeks Utama AS

Rata-rata indeks utama AS semuanya naik dari minggu-minggu penurunan.

S&P dan Nasdaq mengalami kerugian mingguan terbesar sejak Desember 2022, masing-masing turun 1,11% dan 2,41%. Meskipun Dow melihat kenaikan pada Jumat (10/2), itu juga berakhir dengan penurunan 0,17%.

Dow telah membukukan keuntungan sejak awal tahun (YTD) terkecil, naik 2,18%. Sementara itu, S&P 6,54% dari rekornya dan Nasdaq 12,82%.

Dow dan S&P 500 Berjangka Dibuka Datar

S&P 500 berjangka dibuka di 4.097,50, setelah indeks benchmark ditutup di 4.136,48 Jumat. Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average dibuka di 33.897 pada Minggu (12/2) malam, setelah indeks menyelesaikan sesi Jumat di 33.869,27.

Nasdaq 100 berjangka diperdagangkan di 12.334 Nasdaq Composite mengakhiri sesi Jumat di 11.718,12.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia