Wall Street Mencoba Pulih dari Pekan yang Sulit
NEW YORK, investor.id – Ketiga indeks utama Amerika Serikat (AS) mengakhiri pekan lalu dengan penurunan. S&P 500 dan Nasdaq mengakhiri minggu terburuk mereka dalam hampir dua bulan, ketika Wall Street mencoba untuk pulih dari pekan yang sulit.
Dow mengakhiri pekan lalu turun 0,17%. S&P 500 turun 1,11% dan Nasdaq yang padat teknologi turun 2,41%, menandai kerugian mingguan terbesar mereka sejak Desember 2022.
Kerugian ini terjadi setelah Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mengatakan jalan yang harus ditempuh masih panjang dalam memerangi inflasi. Powell juga mencatat suku bunga dapat naik lebih dari yang diantisipasi pasar jika angka inflasi tidak mereda, membalikkan beberapa optimisme pasar sebelumnya bahwa kenaikan suku bunga akan segera mereda.
“Namun, risikonya adalah pelonggaran dini dalam kondisi keuangan. Dan pada gilirannya (akan ada) peningkatan ekspektasi pertumbuhan, mungkin kontraproduktif dari sudut pandang melawan inflasi. Memang, pasca laporan penggajian Januari yang panas, sejumlah pembicara Fed minggu ini telah membicarakan ekspektasi suku bunga, mendorong kembali pembicaraan dovish Powell,” kata analis Barclays Emmanuel Cau dalam catatan baru-baru ini.
“Akibatnya, keterputusan antara perkiraan suku bunga Fed sendiri dan harga pasar telah menyempit secara nyata, yang telah merugikan ekuitas AS,” imbuhnya.
Investor mengawasi angka indeks harga konsumen (CPI) yang akan dirilis Selasa (14/2) untuk wawasan tentang laju inflasi, ditambah data penjualan ritel.
Babak terakhir musim pendapatan juga berlanjut minggu depan dengan Coca-Cola, Marriott, Cisco, Marathon, dan Paramount akan merilis laporan keuangannya.
Investor Cermati Data CPI Pekan Ini
Investor mencermati data CPI pekan ini, serta penjualan ritel, untuk mengukur inflasi terbaru.
Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan 0,4% pada CPI utama setiap bulan, serta kenaikan 6,2% dari tahun sebelumnya.
Trader akan memantau pembacaan CPI untuk pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana bank sentral AS akan melanjutkan kebijakan moneternya dalam memerangi inflasi.
Posisi Indeks Utama AS
Rata-rata indeks utama AS semuanya naik dari minggu-minggu penurunan.
S&P dan Nasdaq mengalami kerugian mingguan terbesar sejak Desember 2022, masing-masing turun 1,11% dan 2,41%. Meskipun Dow melihat kenaikan pada Jumat (10/2), itu juga berakhir dengan penurunan 0,17%.
Dow telah membukukan keuntungan sejak awal tahun (YTD) terkecil, naik 2,18%. Sementara itu, S&P 6,54% dari rekornya dan Nasdaq 12,82%.
Dow dan S&P 500 Berjangka Dibuka Datar
S&P 500 berjangka dibuka di 4.097,50, setelah indeks benchmark ditutup di 4.136,48 Jumat. Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average dibuka di 33.897 pada Minggu (12/2) malam, setelah indeks menyelesaikan sesi Jumat di 33.869,27.
Nasdaq 100 berjangka diperdagangkan di 12.334 Nasdaq Composite mengakhiri sesi Jumat di 11.718,12.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam
Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level iniHarga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatTag Terpopuler
Terpopuler






