Jumat, 15 Mei 2026

AS Berpotensi Tak Bisa Bayar Utang pada 1 Juni karena Kehabisan Uang

Penulis : Faisal Maliki Baskoro
2 Mei 2023 | 09:09 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan AS Janet Yellen. (FoTo: Chip Somodevilla /Getty Images North America via AFP)
Menteri Keuangan AS Janet Yellen. (FoTo: Chip Somodevilla /Getty Images North America via AFP)

WASHINGTON, investor.id – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen menyampaikan peringatan bahwa AS bisa kehabisan uang untuk membayar utang pada 1 Juni 2023, lebih awal dari perkiraan pemerintah dan Wall Street.

Dalam surat kepada Ketua DPR Kevin McCarthy, Senin (1/5/2023), Yellen mengungkapkan data baru tentang penerimaan pajak yang memaksa departemennya memajukan perkiraan kapan Departemen Keuangan tidak akan lagi mampu memenuhi semua kewajiban pemerintah hingga potensial awal Juni, jika Kongres tidak meningkatkan atau menunda batas utang sebelum itu.

Tanggal tersebut lebih awal dari perkiraan ekonom Wall Street. Goldman Sachs memperkirakan batas waktu pada titik tertentu pada Juli, meski para ekonom bank itu mengakui bahwa penerimaan pajak yang lebih lemah dari yang diharapkan bisa memajukan tenggat waktu itu.

ADVERTISEMENT

Pada Senin, Presiden Joe Biden mengundang ‘empat besar’ pemimpin kongresional – Mayoritas Senat Chuck Schumer, Minoritas Senat Mitch McConnell, McCarthy, dan Pemimpin Partai Demokrat DPR Hakeem Jeffries – untuk sebuah pertemuan pada 9 Mei di Gedung Putih untuk membahas batas utang (debt ceiling), kata seorang pejabat Gedung Putih kepada NBC.

Kantor Anggaran Kongres juga merevisi perkiraan tanggal jatuh tempo (x-date) pembayaran utang pada hari Senin. "Karena penerimaan pajak hingga April lebih sedikit dari yang diantisipasi oleh Kantor Anggaran Kongres pada Februari, kami sekarang memperkirakan ada risiko yang jauh lebih besar bahwa Departemen Keuangan akan kehabisan dana pada awal Juni," tulis direktur CBO Phill Swagel. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 43 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia