Jumat, 15 Mei 2026

3 Poin Ini Diusung Indonesia di KTT ke-42 ASEAN 2023

Penulis : Grace El Dora
8 Mei 2023 | 16:39 WIB
BAGIKAN
Presiden RI Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di Hotel Meruora Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 8 Mei 2023.
Presiden RI Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di Hotel Meruora Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 8 Mei 2023.

LABUAN BAJO, investor.id – Presiden RI Joko Widodo menyampaikan tiga poin yang akan diusung Indonesia Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023. Antara lain yang berkaitan dengan perdagangan manusia, konflik di Myanmar, hingga evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Sudan.

Pertama, perdagangan manusia merupakan masalah penting yang diusung Indonesia untuk dibahas di pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9-11 Mei 2023.

“Ini adalah pemberantasan perdagangan manusia, terutama online scam. Ini penting dan sengaja saya usulkan, karena korbannya adalah rakyat ASEAN dan sebagian besar adalah WNI kita. Ini betul-betul sesuatu yang tidak mudah, karena lokasinya berada di wilayah konflik,” kata Presiden pada pernyataan pers di Hotel Meruorah Labuan Bajo, Senin (8/5).

ADVERTISEMENT

Baru-baru ini pemerintah Indonesia telah menyelamatkan 20 WNI korban perdagangan manusia dari Myanmar.

Pada 5 Mei 2023, otoritas Filipina dan perwakilan negara lainnya termasuk Indonesia telah berhasil menyelamatkan 1.048 orang dari 10 negara. Sebanyak 143 di antaranya berasal dari Indonesia.

“Saya tegaskan bahwa kejahatan perdagangan manusia harus diberantas tuntas dari hulunya sampai ke hilir. Saya ulangi, harus diberantas tuntas,” tegas Jokowi.

Ia menyasar di dalam KTT nanti akan diadopsi dokumen kerja sama penanggulangan perdagangan orang akibat penyalahgunaan teknologi.

Hal kedua yang dibawa Indonesia ke negosiasi tingkat kepala negara adalah yang berkaitan dengan Myanmar. Presiden membenarkan kondisi Myanmar saat ini memang sangat kompleks karena konflik yang sudah berlangsung lebih dari tujuh dekade.

“Indonesia sebagai ketua ASEAN (tahun ini) terus mendorong implementasi dari 5 poin konsensus (5PCs), salah satunya terkait dengan bantuan kemanusiaan,” tutur Jokowi.

Poin terakhir berkaitan dengan evakuasi WNI dari Sudan.

“Di tengah berbagai kesulitan yang ada di sana, pemerintah telah berhasil mengevakuasi. Per hari ini jumlah WNI yang telah dievakuasi sebanyak 969 orang (antara lain) 936 sudah pulang dan 33 sudah berada di lokasi yg aman di luar Sudan,” jelasnya.

Presiden menegaskan, perlindungan WNI akan terus ditingkatkan dan diperkuat.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 51 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 55 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia