Jumat, 15 Mei 2026

Presiden Iran Akan Temui Jokowi di Indonesia

Penulis : Grace El Dora
22 Mei 2023 | 10:48 WIB
BAGIKAN
Presiden Iran Ebrahim Raisi. (Foto: ATTA KENARE / AFP)
Presiden Iran Ebrahim Raisi. (Foto: ATTA KENARE / AFP)

TEHERAN, investor.id – Seyed Ebrahim Raisi, Presiden Republik Islam Iran akan menemui Presiden RI Joko Widodo dalam kunjungan ke Indonesia pada 23-24 Mei 2023. Kunjungan ini dilakukan “atas undangan resmi Yang Mulia Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia”, kata pernyataan resmi Kedutaan Besar Iran yang diterima pada Senin (22/5).

“Bersama ini kami menyampaikan beberapa informasi kepada masyarakat Indonesia yang bersahabat dan bersaudara,” tulisnya, Senin.

Dalam kunjungan kenegaraan ini akan terdapat pertukaran pandangan dan pembicaraan antara delegasi tingkat tinggi kedua negara dan berbagai dokumen kerja sama di berbagai sektor. Antara lain di bidang energi, produk farmasi dan kesehatan, produk makanan, kerja sama kepabeanan, fasilitasi perdagangan bilateral, IPTEK, budaya, dan sejumlah dokumen di bidang lainnya akan ditandatangani.

Hubungan Bersejarah

ADVERTISEMENT

Menurut pernyataan resmi tersebut, Iran dan Indonesia memiliki hubungan yang sangat bersejarah. Ini terlihat dari berbagai catatan sejarah tentang hubungan kedua negara, menyatakan kedua pihak telah berinteraksi lebih dari seribu tahun sebelum Islam.

“Persamaan antara budaya dan peradaban kedua negara merupakan bukti nyata tentang bersejarahnya hubungan kedua pihak,” kata Kedutaan Besar Iran.

Dalam bidang hubungan diplomatik, baik Iran dan Indonesia menjalin hubungan diplomatik sejak 1950. Sejak saat itu hingga kini, hubungan bilateral dinilai sangat hangat dan bersahabat, khususnya dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Iran mengatakan kedua negara secara lebih aktif memperluaskan kerja sama di bidang politik, ekonomi, budaya, dan lain-lain.

“Di pandangan Republik Islam Iran, negara-negara Asia khususnya negara-negara Islam atau yang berpenduduk Islam memiliki tempat yang begitu istimewa dalam strategi pengembangan kebijakan luar negeri,” jelas Kedutaan.

Dalam kerangka doktrin ini, kerja sama dan interaksi sebanyak mungkin dengan negara-negara tersebut ditempatkan dalam agenda pemerintahan Ebrahim Raisi. Maka, lanjutnya, seluruh elemen yang berperan dalam kebijakan luar negeri Iran menitikberatkan kerja sama dengan benua Asia sebagai sebuah fenomena ekonomi yang baru yang muncul di masa kini.

Diplomasi Aktif Iran

Untuk mencapai tujuan ini, pemerintahan Raisi melakukan diplomasi aktif sejak awal pemerintahannya dan mengambil pendekatan baru dalam kebijakan luar negeri dengan lebih dari 10 perjalanan luar negeri selama dua tahun terakhir ke berbagai negara. Di antaranya kunjungan ke Tajikistan, Turkmenistan, Rusia, Qatar, Tiongkok, dan Suriah.

“Begitu juga Presiden Raisi menerima kunjungan kenegaraan dari pemimpin dan pejabat senior dari berbagai negara dunia antara lain presiden Suriah, Venezuela, Turkmenistan, Tajikistan, Kazakhstan, Turki, Irak, Armenia, Belarusia, dan Kazakhstan,” tambahnya.

Berdasarkan hal tersebut, diketahui pemerintahan Raisi menempuh pendekatan baru dengan slogan diplomasi yang sesuai slogannya “Seimbang, Cerdas, dan Dinamis”. Pihaknya juga mengaku secara serius menjalankan politik luar negeri Iran, dengan tujuan membina dan memperluaskan hubungan persahabatan dan persaudaraan dengan seluruh negara di dunia.

Di tengah rangkaian perjalanan ini, Indonesia menjadi negara tujuan berikutnya yang akan dikunjungi secara resmi oleh Raisi. Ini merupakan kunjungan kenegaraan yang persiapannya sudah direncanakan sejak setahun lalu.

Pemerintah Iran menjelaskan, Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia dengan memiliki kesamaan budaya-peradaban dengan Iran, memiliki kapasitas yang signifikan untuk kerja sama di berbagai bidang, khususnya pada saat perubahan sedang melanda sistem perpolitikan internasional.

“Indonesia merupakan negara yang memiliki posisi istimewa dalam benak pemerintah Republik Islam Iran. Khususnya dengan keletakan geografis Republik Indonesia yang berada di jantung jalur transportasi dan perdagangan internasional di kawasan Asia Timur dan negara-negara ASEAN,” tulis pernyataan itu.

Selama berada di Indonesia, selain bertemu dengan Jokowi, Presiden Iran juga akan bertemu dengan Ketua DPR RI dan Ketua MPR RI. Pertemuan dengan para cendekiawan, pemikir, dosen dan mahasiswa serta pelaku usaha di Indonesia juga turut diagendakan dalam kunjungan ini.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia